Lombok Tengah

Kapolres Lombok Timur: 120 Hektare Lahan Disiapkan untuk Tanam Bawang Putih

Lombok Timur (NTBSatu) – Polri bersama kelompok tani lokal menyiapkan sekitar 120 hektare lahan di Kecamatan Sembalun, Lombok Timur, untuk budidaya bawang putih. Program ini menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan sekaligus mendorong produksi bawang putih dalam negeri.

Kapolres Lombok Timur, AKBP Ariakta Gagah Nugraha mengatakan, petani lokal akan terlibat langsung dalam penanaman di lahan tersebut.

“Sekitar 120 hektare yang akan dilaksanakan. Pasti tetap melibatkan petani dan kelompok tani lokal yang selama ini sudah bersinergi dengan Polri dalam budidaya bawang putih,” ujarnya, Senin, 17 Agustus 2026.

IKLAN

Ariakta mengatakan, Sembalun memiliki kondisi geografis yang cocok untuk budidaya bawang putih. Ketinggian wilayahnya juga mendukung pertumbuhan komoditas tersebut.

Menurutnya, kondisi itu membuat Sembalun berpotensi menjadi lokasi percontohan pengembangan bawang putih untuk daerah lain di Indonesia.

Targetkan Perluasan Budidaya Bawang Putih

Polri melalui Satgas Ketahanan Pangan juga mendorong petani lokal memperluas budidaya bawang putih. Langkah tersebut sekaligus untuk mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap bawang putih impor.

IKLAN

Selain penanaman, kegiatan itu mencakup panen bawang putih secara serentak. Polri juga akan memulai pembangunan gudang penyimpanan hasil panen dengan luas sekitar 10 are atau 1.000 meter persegi.

“Rencananya penanaman secara serentak, panen serentak, dan groundbreaking gudang untuk ketahanan pangan, untuk menyimpan bawang putih yang sudah dipanen,” ujarnya.

Agenda di Sembalun akan mendapat perhatian langsung dari pemerintah pusat. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dijadwalkan datang ke Sembalun bersama Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Soeharto pada 19 Agustus 2026.

Keduanya akan mengikuti rangkaian penanaman dan panen bawang putih secara serentak. Kegiatan tersebut juga akan terhubung melalui Zoom dengan sejumlah daerah di Indonesia.

Presiden RI berpeluang mengikuti kegiatan itu melalui Zoom. Namun, Ariakta menyebut kehadiran Presiden masih tentatif.

Untuk menjaga keamanan kegiatan, Polres Lombok Timur menyiapkan sekitar 500 personel. Personel akan mengawal rangkaian agenda hingga selesai.

Ariakta berharap program tersebut mendorong lebih banyak petani Lombok Timur menanam bawang putih.

“Polri bekerja sama dengan kelompok tani lokal untuk sama-sama menggelorakan dan mengembangkan bawang putih,” pungkasnya. (*)

Artikel Terkait