Lombok Tengah

Investasi Lombok Tengah Triwulan I 2026 Capai Rp2,1 Triliun

Lombok Tengah (NTBSatu)Realisasi investasi Kabupaten Lombok Tengah mencapai Rp2,1 triliun pada triwulan I 2026. Capaian tersebut setara dengan 51 persen dari target Pemerintah Provinsi NTB sebesar Rp4 triliun tahun ini.

Bupati Lombok Tengah, Lalu Pathul Bahri mengatakan, capaian tersebut menunjukkan tingginya minat investor untuk menanamkan modal di Lombok Tengah. Investasi yang masuk berasal dari Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) dan Penanaman Modal Asing (PMA).

“Untuk periode triwulan I ini capaiannya sudah 51 persen dari target. Kurang lebih Rp2,1 triliun sampai dengan triwulan I,” katanya belum lama ini.

IKLAN

Menurutnya, masuknya investasi tidak terlepas dari berbagai upaya pemerintah daerah dalam menciptakan iklim usaha yang kondusif. Salah satunya melalui percepatan proses perizinan bagi para investor yang ingin berinvestasi di Lombok Tengah.

Selain itu, Pathul menilai besarnya perputaran uang di daerah juga menjadi faktor yang mampu menarik minat investor. Tahun ini, APBD Lombok Tengah mencapai sekitar Rp2,59 triliun dan turut menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat.

“Uang yang bergerak di pemerintah saja hampir Rp2,59 triliun di Kabupaten Lombok Tengah tahun ini. Uang itu berasal dari APBD,” ujarnya.

IKLAN

Ia menjelaskan, informasi mengenai besarnya perputaran uang daerah penting diketahui oleh calon investor. Sehingga, mereka dapat melihat potensi ekonomi serta besarnya transaksi yang terjadi di Lombok Tengah.

Menurut Pathul, sektor pemerintahan menjadi salah satu penggerak ekonomi daerah yang mampu menciptakan peluang usaha di berbagai bidang. Selanjutnya, ia berharap kondisi tersebut dapat mendorong masuknya investasi baru dalam beberapa tahun ke depan.

“Kalau orang ingin berinvestasi, informasi seperti ini penting disampaikan supaya mereka tahu seberapa besar uang yang beredar di Lombok Tengah,” katanya.

Realisasi Investasi 5 Tahun Terakhir

Pathul juga mengungkapkan, realisasi investasi di Lombok Tengah sepanjang periode 2021 hingga 2025 mencapai Rp7,346 triliun.

Capaian tersebut menjadi salah satu indikator meningkatnya kepercayaan investor terhadap daerah tersebut.

Ia berharap, tren investasi yang positif dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

Menurutnya, peningkatan investasi tidak hanya berdampak pada pertumbuhan ekonomi. Namun juga berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan warga.

“Dalam periode 2021 sampai 2025, realisasi investasi kita mencapai Rp7,346 triliun. Mudah-mudahan capaian ini dapat memberikan dampak positif bagi kemaslahatan dan kesejahteraan masyarakat,” tutupnya. (*)

Artikel Terkait

Back to top button