Sumbawa Barat

Tak Seperti Daerah Lain, Antrean BBM di SPBU KSB Masih Kondusif

Sumbawa barat (NTBSatu) – Fenomena antrean panjang Bahan Bakar Minyak (BBM) yang terjadi di beberapa wilayah NTB ternyata tidak berdampak signifikan di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB). 

Pantauan NTBSatu di SPBU Tana Mira, Kecamatan Taliwang, menunjukkan situasi pengisian BBM di lokasi tersebut masih relatif lancar dan tertib.

Kondisi ini sangat berbeda dengan fenomena antrean mengular di wilayah Pulau Lombok. Pengendara di Taliwang tidak perlu mengantre sampai meluap ke bahu jalan raya.

IKLAN

Kepadatan kendaraan di lokasi pengisian ini biasanya hanya terjadi pada jam-jam tertentu. Pengendara ramai memadati area SPBU mulai pukul empat sore hingga malam hari.

Petugas SPBU Tana Mira, Win, membeberkan pola jadwal kepadatan kendaraan di lapangannya. Ia menyebut, arus kendaraan mulai meningkat saat jam pulang kantor.

“Jam empat nanti baru ramai sampai malam jam sepuluh, nanti malam jam sebelas baru tutup,” ujarnya kepada NTBSatu, Rabu, 5 Agustus 2026. 

Antrean Singkat

Durasi waktu tunggu warga untuk mengisi BBM juga terbilang cukup singkat. Sebagian besar pengunjung hanya memerlukan waktu antre di bawah tiga puluh menit.

Seorang pengunjung SPBU, Istiqomalasari membagikan pengalamannya saat membeli Pertalite di lokasi. Ia mengaku tidak pernah tertahan lama saat mengantre bensin.

“Kalau hari biasa paling sepuluh menit, di sini tidak terlalu mengular,” ujarnya. 

Kondisi kondusif ini tercipta karena kapasitas area SPBU Tana Mira terbilang luas. Lahan yang lapang mampu menampung puluhan kendaraan sekaligus tanpa memicu kemacetan.

Selain itu, sebagian masyarakat KSB memilih membeli BBM di pedagang eceran. Kebiasaan warga ini efektif memecah penumpukan kendaraan di area utama SPBU.

Pengunjung lain, Anin merasakan kelancaran proses pengisian bahan bakar di SPBU Taliwang. Ia menilai pelayanan petugas SPBU berjalan sangat cepat dan tertib.

“Di KSB ini masih terbilang kondusif, ini sini tidak terlalu ngantri,” pungkasnya. (*)

Artikel Terkait