Lombok Timur

Bupati Lombok Timur Kritik Penutupan Dapur MBG: Saya Sangat Keberatan dan Kecewa

Lombok Timur (NTBSatu) – Video pernyataan Bupati Lombok Timur, Haerul Warisin mendadak viral di media sosial. Video tersebut menampilkan kritikan terhadap kebijakan Pemerintah Pusat terkait penutupan Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG).

Pernyataan tersebut memicu diskusi publik mengenai koordinasi kebijakan pusat-daerah yang dianggap merugikan ekonomi lokal di Lombok Timur. Dalam video tersebut, Haerul Warisin atau Haji Iron terlihat menyampaikan keberatannya atas tindakan Pemerintah Pusat.

IKLAN

“Saya sangat keberatan dan kecewa melihat tindakan pusat yang melakukan penutupan. Mestinya ada cara lain, sambil jalan mengurus perbaikan tetapi itu jangan ditutup,” katanya, yang NTBSatu kutip dari akun Facebook Forum Jurnalis Lombok Timur, Sabtu, 11 April 2026.

Bupati Iron menyampaikan kritik ini, setelah 241 titik dapur MBG di Lombok Timur berhenti operasional. Padahal, ia menilai, program ini bisa memberikan dampak ekonomi nyata bagi masyarakat di tingkat desa.

Ribuan Pekerja Kehilangan Penghasilan

Dampak yang paling terlihat ada pada sektor ketenagakerjaan. Selama ini, puluhan tenaga kerja lokal mampu terserap oleh satu dapur, termasuk ibu rumah tangga yang tidak memiliki penghasilan tetap.

“Coba bayangkan 241 dapur ini, kalau satu dapur ada 49 orang saja yang bekerja, sudah berapa ribu ibu-ibu yang mendapatkan upah yang sangat layak di situ? Sekarang mereka kehilangan pekerjaan,” lanjutnya.

Ia menilai, keputusan ini kontradiktif dengan upaya pemerintah dalam menekan angka pengangguran dan meningkatkan kesejahteraan ekonomi keluarga.

Nasib Gizi Siswa dan Tenaga Ahli

Selanjutnya, Bupati Iron menilai, kebijakan ini berimbas pada terputusnya akses makan bergizi bagi anak-anak di Lombok Timur. Di sisi lain, sejumlah tenaga honorer lulusan gizi yang sudah pemerintah daerah rekrut untuk mengawal kualitas pangan terancam kehilangan fungsinya.

Hingga saat ini, Pemerintah Pusat belum ada kepastian kapan akan membuka program ini kembali. Video pernyataan Bupati Lombok Timur memicu gelombang dukungan dari netizen.

Netizen berharap, Pemerintah Pusat segera melakukan evaluasi terhadap kebijakan tersebut, agar masyarakat kembali merasakan manfaat dari dapur MBG. (Inda)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button