Muhsinin Tours Berangkatkan 22 Jemaah Haji Khusus, Fasilitas Tenda Zona A Mina
Mataram (NTBSatu) – PT Muhsinin Tours and Travel memberangkatkan 22 jemaah haji khusus pada musim haji tahun ini. Jumlah tersebut menjadi capaian terbanyak perusahaan sekaligus menegaskan layanan dengan fasilitas unggulan, termasuk penempatan jemaah di Zona A Mina.
Direktur Utama PT Muhsinin Tours and Travel, H. Ahmad Muharis menyampaikan, keberangkatan tahun ini menjadi momentum penting dalam pengembangan layanan haji khusus.
“Alhamdulillah, ini perdana kami memberangkatkan haji khusus dengan jumlah 22 jemaah. InsyaAllah tahun 2027 kami targetkan bisa lebih dari 50 orang,” ujarnya kepada wartawan, Sabtu, 11 April 2026.
Muhsinin menggelar manasik yang dirangkai dengan silaturahmi halalbihalal untuk mendekatkan diri dengan calon jemaah, khususnya yang akan berangkat pada 2027, sekaligus memberi pemahaman lebih awal tentang pelaksanaan haji khusus.
Sebagian besar jemaah yang berangkat tahun ini mendaftar sejak 2019 hingga 2020. Pandemi Covid-19 sempat menunda keberangkatan mereka selama dua tahun.
“Seharusnya mereka berangkat dua tahun lalu, tetapi karena pandemi jadi tertunda. Sekarang rata-rata masa tunggu sekitar 4 sampai 5 tahun,” jelasnya.
Jumlah Jemaah Melonjak
Muharis menuturkan, PT Muhsinin rutin memberangkatkan jemaah haji khusus setiap tahun, meski sebelumnya hanya sekitar empat hingga lima orang. Tahun ini menjadi lonjakan jumlah jemaah yang signifikan.
Ia juga mendorong masyarakat memahami pilihan haji khusus di tengah antrean haji reguler yang mencapai 30 hingga 40 tahun. Menurutnya, jemaah bisa merencanakan keberangkatan dengan skema pembiayaan bertahap.
“Dengan setoran awal sekitar 4.500 USD atau Rp70-Rp75 juta, jemaah bisa menyiapkan sisanya secara bertahap. Tanpa terasa, waktu keberangkatan sudah tiba,” katanya.
Dari sisi layanan, Muhsinin menempatkan jemaah di hotel bintang lima dan di Zona A Mina, area perkemahan terdepan yang memudahkan mobilitas saat puncak ibadah.
Perusahaan juga menggunakan penerbangan langsung tanpa transit dengan maskapai Saudi Arabia Airlines. “Zona A Mina itu paling depan, sangat membantu jemaah saat menjalankan ibadah,” ujarnya.
Seluruh dokumen perjalanan, termasuk visa, telah terbit sehingga kesiapan akomodasi dan transportasi telah terpenuhi. Jemaah berangkat pada 17 Mei dan mulai terbang pada 19 Mei dini hari melalui Bandara Soekarno-Hatta.
Muhsinin menerima jemaah dari Lombok dan mengembalikannya kembali ke Lombok, setelah seluruh rangkaian ibadah selesai. “Kami menerima jemaah di Lombok dan menyerahkannya kembali di Lombok kepada keluarga,” kata Muharis.
Ia menambahkan, PT Muhsinin Tours and Travel saat ini menjadi satu-satunya penyelenggara haji khusus di NTB yang telah mengantongi izin sejak 2019. Muharis juga mengingatkan calon jemaah agar mempersiapkan kondisi fisik sejak dini.
“Yang paling penting adalah kesehatan, karena haji membutuhkan kesiapan fisik yang kuat dan waktunya panjang,” imbaunya. (*)



