AdvertorialSumbawa

Realisasi Tanam Padi dan Jagung di Sumbawa Awal 2026 Capai Ratusan Ribu Hektar

​Sumbawa Besar (NTBSatu) – Dinas Pertanian Kabupaten Sumbawa mencatat progres signifikan pada angka tanam komoditas unggulan padi dan jagung di awal tahun 2026.

​Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sumbawa, Ni Wayan Rusmawati, mengungkapkan berdasarkan data terbaru, realisasi tanam di seluruh wilayah kabupaten menunjukkan tren positif dalam periode musim hujan.

Ia memaparkan, hingga 6 Februari 2026, realisasi luas tanam padi telah mencapai puluhan ribu hektar. Capaian ini merupakan hasil akumulasi tanam di seluruh kecamatan pada periode Musim Hujan (MH).

IKLAN

​”Untuk tahun 2026, sampai dengan hari ini capaian kita untuk padi sudah 54.255 hektar. Ini untuk seluruh kabupaten pada Musim Hujan saja, belum hitungan satu tahun penuh,” ungkapnya kepada NTBSatu, Senin, 9 Februari 2026.

​Ni Wayan menjelaskan, angka 54.255 hektar tersebut merupakan bagian dari upaya mengejar sasaran tanam padi tahun 2026 yang ditetapkan seluas 73.281 hektar. Selain itu, pihaknya juga telah menetapkan rencana panen padi untuk tahun 2026 seluas 48.728,56 hektar.

​Tidak hanya padi, komoditas jagung juga mencatatkan angka tanam yang kuat. Hingga awal Februari 2026, realisasi tanam jagung di Kabupaten Sumbawa telah menembus 74.665 hektar.

“Untuk jagung, capaian kita sudah mencapai 74.000 hektar sekian. Kami terus memantau agar target sasaran tanam jagung sebesar 100.329 hektar tahun ini dapat terpenuhi,” tambahnya.

​Lebih lanjut, Ni Wayan memaparkan, penghitungan capaian sektor pertanian dihitung dalam satu siklus tahunan yang berakhir pada bulan September. Siklus tersebut terbagi menjadi fase Musim Hujan (Oktober-Maret) serta Musim Kemarau 1 dan 2 (April-September).

​”Gabungan satu tahun itu dari Oktober-Maret, ditambah MK 1 dan MK 2 sampai September. Begitu masuk Oktober tahun ini, itu sudah tidak masuk lagi ke angka tanam 2026, melainkan masuk ke tahun 2027,” jelasnya secara detail mengenai pola tanam daerah.

​Sebagai bahan evaluasi, Dinas Pertanian juga merinci capaian produksi pada tahun 2025 sebagai berikut; ​Padi Realisasi tanam 72.914 Ha dengan produksi 373.263 ton.​ Jagung, Realisasi tanam 93.660 Ha dengan produksi 664.545 ton. ​

Kemudian, Bawang Merah 2025: Realisasi tanam 3.053,95 Ha dengan produksi 30.807,54 ton.
​Cabai Rawit, Realisasi tanam 627,15 Ha dengan produksi 7.492,68 ton.

​Dinas Pertanian berkomitmen melalui koordinasi yang intensif dan pemantauan pola tanam yang tepat, target swasembada pangan di Kabupaten Sumbawa tetap terjaga.

“Kami akan terus melaporkan perkembangannya, supaya angka tanam kita tidak salah dan target tahunan dapat tercapai maksimal,” tutupnya. (*)

Artikel Terkait

Back to top button