Headline NewsPemerintahan

Pemprov NTB Hanya Alokasikan Rp3 Miliar Lebih untuk 69 Event Pariwisata

Mataram (NTBSatu) – Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB, telah merilis Calender of Event (CoE) tahun 2026. Jumlahnya sebanyak 69 event pariwisata. Pelaksanaannya mulai Januari hingga Desember.

Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif NTB, Lalu Ahmad Nur Aulia menyampaikan, untuk pelaksanaan puluhan event tersebut, Pemprov NTB mengalokasikan anggaran sekitar Rp3 miliar sampai Rp4 miliar. Anggarannya bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

“Kalau untuk supporting (dukungan, red) penyelenggaraan event itu dialokasikan, kalau nggak salah itu sekitar Rp3-Rp4 miliar,” kata Aulia, Selasa, 12 Mei 2026.

IKLAN

Selain dari APBD, lanjut Aulia, Pemprov NTB juga mendapat anggaran dari Pemerintah Pusat untuk mendukung pelaksanaan event tersebut. Besarannya sekitar Rp1 miliar, di luar anggaran event yang masuk Kharisma Event Nusantara (KEN).

“Ada kita diberikan program tugas pembantuan untuk event juga, itu nilainya kalau nggak salah hampir Rp1 miliar. Itu di luar KEN, kalau KEN lain lagi tidak melalui kita. Jadi itu direct (langsung, red) kepada penyelenggara langsung,” jelasnya.

Mantan Kepala Dinas Dukcapil NTB ini menyebutkan, penyelenggaraan eventevent tersebut masih sesuai perencanaan. Ia memastikan, tidak akan terganggu dengan kebijakan efisiensi anggaran dari Pemerintah Pusat. Termasuk, tidak ada pemangkasan anggaran imbas kebijakan tersebut.

“Sampai saat ini berkaitan dengan eventevent yang kita hadirkan, belum ada perubahan yang signifikan berkaitan dengan dampak kondisi saat ini,” ujarnya.

Pelaksanaan puluhan event ini tidak hanya mengandalkan anggaran dari pemerintah daerah maupun pusat. Dalam pelaksanaannya, akan berkolaborasi dengan kemitraan, CSR, dan sebagainya.

“Kita itu ada kolaborasi, ada kemitraan dan sebagainya,” ucapnya.

Target Kunjungan Wisatawan 2026

Sebagai informasi, Pemprov NTB menargetkan angka kunjungan wisatawan pada tahun 2026 sebanyak 2,5 juta orang. Angka ini sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

Aulia menyampaikan, dalam mendongkrak angka kunjungan wisatawan, NTB akan mengoptimalkan pelaksanaan sejumlah event dan atraksi.

“Makanya tahun ini, setiap minggu harus ada atraksi masing-masing di setiap event. Ini bisa menjawab dan menghadirkan long of stay dari wisatawan yang lebih panjang,” jelasnya.

Sebelumnya, NTB sudah meluncurkan Calender of Event (CoE) tahun 2026. Dalam pelaksanaanya, Pemprov NTB telah menyusun konsep quality tourism. Di mana tidak hanya fokus pada kuantitas wisatawan, tetapi menargetkan kualitas.

“Sejala dengan quality tourism CoE ini adalah bagian dari itu, tidak hanya berbicara pada angka tetapi pada kualitas,” katanya. (*)

Muhammad Yamin

Jurnalis NTBSatu

Artikel Terkait

Back to top button