Hasil Seleksi Beasiswa UT School Diumumkan, 32 Peserta KSB-Sumbawa Jalani MCU Hari ini
Sumbawa Barat (NTBSatu) – Proses seleksi beasiswa mekanik hasil kolaborasi Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), Pemerintah Kabupaten Sumbawa, United Tractors (UT) School , PT Amman Mineral (AMMAN), memasuki babak final. Para peserta yang dinyatakan lolos kualifikasi, kini tengah menjalani tahapan krusial sebagai penentu keberangkatan mereka ke pusat pelatihan di Jakarta.
Kepala Balai Latihan Kerja (BLK) KSB, Randi Darmansyah mengonfirmasi, pihaknya telah mengirimkan hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA) kepada peserta sejak Selasa kemarin. Kemudian, berlanjut dengan tahapan Medical Check-Up (MCU) pada hari ini, Rabu, 15 April 2026.
Pengumuman melalui email langsung kepada peserta yang lulus. Langkah ini guna mempercepat proses administrasi, mengingat jadwal keberangkatan ke Jakarta yang sudah di depan mata.
Randi menjelaskan, total terdapat 32 peserta lulus yang merupakan gabungan dari dua wilayah konsesi PT AMMAN. “Pembagiannya adalah 16 orang untuk kuota KSB dan 16 orang untuk wilayah Sumbawa. Jadi ada dua kelas paralel, satu kelas KSB dan satu kelas Sumbawa,” ujarnya kepada NTBSatu, Rabu, 15 April 2026.
Penambahan jumlah ini juga berdasarkan arahan Bupati KSB untuk menyiapkan sumber daya manusia yang siap pakai. Awalnya, rencana hanya mengambil 16 orang dan 5 cadangan untuk satu wilayah, namun diputuskan untuk memaksimalkan database yang ada guna menyongsong pembukaan batch selanjutnya.
Ketajaman Seleksi dan Sebaran Kecamatan
Data menunjukkan betapa ketatnya persaingan program ini. Dari total 894 pendaftar awal, hanya 649 orang yang lolos administrasi. Saat tes TPA, tersisa 395 orang yang hadir hingga akhirnya mengerucut pada 211 peserta yang berhasil menembus tahap wawancara.
Randi merincikan, sebaran peserta yang lulus TPA di wilayah KSB didominasi oleh Kecamatan Taliwang sebanyak 67 orang. Kemudian, Maluk 42 orang, Jereweh 27 orang, Seteluk 23 orang, Sekongkang 21 orang, Brang Rea 13 orang, Brang Ene 11 orang, dan Poto Tano 7 orang.
“Dari 211 yang masuk tahap wawancara, tercatat 207 orang hadir. Nama-nama yang lulus hingga tahap ini, namun belum masuk kuota utama akan otomatis masuk ke dalam database prioritas kami,” tambah Randi.
Persiapan ke Jakarta dan Jaminan Transparansi
Pihaknya menjamin, seluruh proses seleksi berjalan murni berdasarkan kompetensi tanpa adanya intervensi. Transparansi menjadi kunci, sehingga daftar nama yang lulus MCU nantinya akan pihaknya publikasikan secara terbuka agar masyarakat dapat memantau langsung.
“Kami ingin memastikan proses ini terbuka. Siapa yang punya kemampuan, dialah yang berangkat,” tegasnya.
Peserta yang lolos MCU akan mengikuti seremoni pelepasan pada 24 April mendatang. Selanjutnya, pada 25 April mereka akan berangkat menuju Jakarta dan tiba dI UT School untuk memulai pendidikan pada 27 April 2026.
Selain kelas mekanik, Randi juga memaparkan rencana pembukaan batch untuk keahlian lain. Contohnya, operator alat berat dan pengelasan (welding) yang pesertanya berasal dari database peserta saat ini.
“Dengan begitu, kita tidak perlu lagi melakukan proses seleksi dari awal, karena teman-teman ini sudah teruji memenuhi standar UT School,” tambahnya. (Andini)



