Sumbawa Barat

Dinkes KSB Perluas Layanan TRC Ambulans, Pasien Sembuh Kini Diantar Pulang

Sumbawa Barat (NTBSatu) – Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), bergerak cepat meningkatkan kualitas program Tim Reaksi Cepat (TRC) Ambulans. Menindaklanjuti instruksi Bupati H. Amar Nurmansyah, Dinas Kesehatan (Dinkes) KSB kini tengah merampungkan pedoman operasional baru guna mengakomodasi perluasan layanan bagi masyarakat.

Bupati KSB, H. Amar Nurmansyah sebelumnya menekankan pentingnya inovasi dalam program ini. Aspirasi masyarakat menunjukkan kebutuhan ambulans tidak hanya saat menuju fasilitas kesehatan, tetapi juga saat pasien sembuh. Selama ini, biaya transportasi pulang sering kali menjadi beban tambahan bagi keluarga pasien.

Kepala Dinas Kesehatan KSB, dr. Carlof Sitompul mengungkapkan, pihaknya sedang menyelaraskan regulasi teknis agar instruksi tersebut memiliki payung hukum dan dukungan finansial yang kuat.

“Kami sedang menyelesaikan pedoman ‘Maju Kesehatan’ yang baru sesuai arahan Pak Bupati. Hal ini untuk kita implementasikan, sekaligus mengajukan penambahan anggaran yang diperlukan,” ujarnya kepada NTBSatu, Senin, 13 April 2026.

Meski pedoman tersebut masih dalam tahap penyelesaian, dr. Carlof memastikan, semangat pelayanan sudah mulai terwujud di lapangan.

Saat ini, layanan antar pulang bagi pasien sudah mulai melalui RSUD KSB. Langkah ini agar masyarakat bisa segera merasakan manfaatnya tanpa harus menunggu proses birokrasi selesai sepenuhnya.

Penguatan SDM Jadi Prioritas

Terkait tantangan operasional, dr. Carlof mengakui, ekspektasi publik terhadap kecepatan respons tim semakin tinggi. Dengan lonjakan layanan yang mencapai 2.000 panggilan hanya pada Januari 2026, penguatan SDM menjadi prioritas selanjutnya.

“Untuk tenaga TRC sudah siap. Mengenai penambahan tenaga baru, akan kami ajukan segera setelah pedoman ‘Maju Kesehatan’ yang baru ini rampung,” tambahnya.

Melalui integrasi pedoman baru dan penguatan armada, harapannya program TRC Ambulans mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi warga KSB. Pemerintah daerah berkomitmen penuh, agar layanan ini menjadi garda terdepan dalam sistem jaminan kesehatan masyarakat di Bumi Pariri Lema Bariri.

Perluasan layanan ini menjadi bukti nyata, pemerintah daerah sangat mendengarkan aspirasi warga demi menyempurnakan program unggulan daerah. Semua langkah strategis ini ditujukan agar tidak ada lagi warga yang kesulitan mengakses fasilitas kesehatan karena kendala transportasi. (Andini)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button