Kelurahan Tanjung dan Kolo Kota Bima Terpilih Sebagai Lokasi Kampung Nelayan Merah Putih
Mataram (NTBSatu) – Kelurahan Tanjung dan Kelurahan Kolo di Kota Bima, terpilih sebagai lokasi pengembangan program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP).
Penetapan tersebut menguat usai Tim Survey KNMP dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI melaksanakan kunjungan kerja, sekaligus proses identifikasi lapangan pada Senin, 13 April 2026.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bima, Drs. H. Muhammad Fakhrunraji, SH., MM., menerima langsung kehadiran tim survei dalam pertemuan yang berlangsung di ruang rapat Sekda.
Pertemuan itu melibatkan Asisten II, Asisten III, staf ahli, serta Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Bima. Selain itu, seluruh jajaran turut hadir untuk memperkuat koordinasi, serta memastikan kesiapan daerah dalam mendukung program strategis nasional tersebut.
Tim KNMP menjalankan tahapan awal melalui survei dan pemetaan kondisi wilayah pesisir. Fokus utama kegiatan ini mencakup identifikasi kebutuhan masyarakat nelayan, sekaligus pengumpulan data faktual sebagai dasar perencanaan program.
Setelah sesi koordinasi, tim melanjutkan peninjauan langsung ke Kelurahan Tanjung dan Kelurahan Kolo, sebagai lokasi prioritas pengembangan.
Fokus Penguatan Sarana Nelayan
Tim survey memetakan sejumlah kebutuhan utama yang berkaitan dengan aktivitas nelayan. Program tersebut mencakup pembangunan cold storage untuk menjaga kualitas hasil tangkapan, penyediaan pabrik es guna mendukung distribusi perikanan, serta pembangunan bengkel nelayan untuk perawatan alat tangkap.
Selain itu, pemerintah juga merancang fasilitas umum lain yang mampu memperkuat aktivitas ekonomi masyarakat pesisir.
Sekda Kota Bima menegaskan, pentingnya kerja sama lintas sektor antara Pemerintah Pusat dan pemerintah daerah. Ia mendorong seluruh perangkat daerah agar memberikan dukungan penuh, selama proses survei berlangsung.
“Diharapkan seluruh jajaran dapat membantu dan memfasilitasi tim dengan sebaik-baiknya, sehingga proses survei dan identifikasi dapat berjalan lancar, akurat, dan menghasilkan data yang sesuai dengan kebutuhan riil masyarakat nelayan kita,” tegasnya.
Ia juga menyampaikan harapan, agar program Kampung Nelayan Merah Putih mampu mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir. Program tersebut diharapkan mampu meningkatkan produktivitas nelayan, memperkuat efisiensi usaha perikanan, serta menjaga keberlanjutan sektor kelautan.
Pemerintah Kota Bima terus menunjukkan komitmen kuat dalam pengembangan sektor kelautan dan perikanan sebagai potensi unggulan daerah.
Upaya tersebut berjalan melalui dukungan penuh terhadap setiap program nasional agar manfaatnya terasa bagi masyarakat, khususnya nelayan yang menggantungkan hidup pada sumber daya laut. (*)



