Sumbawa Barat

Layanan MCU AMMAN di RSUD Asy-Syifa’ KSB Resmi Berjalan, Manajemen Evaluasi Alur dan Kapasitas

Sumbawa Barat (NTBSatu) – Target RSUD Asy-Syifa’ Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) untuk mengambil alih layanan Medical Check-Up (MCU) PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMMAN), mulai terealisasi. Setelah sebelumnya menargetkan operasional pada awal April, rumah sakit kini terpantau sudah mulai melayani puluhan peserta perdana.

Pada tahap awal operasional ini, RSUD Asy-Syifa’ melayani 32 orang peserta dari program UT School. Peserta tersebut merupakan tenaga terampil yang telah lulus seleksi, untuk dikirim ke Jakarta melalui kerja sama dengan PT AMMAN.

Direktur RSUD Asy-Syifa’ KSB, dr. Andy Suhaeri menyatakan, dari 32 peserta yang dijadwalkan, sebanyak 30 orang telah hadir melakukan pemeriksaan. Sementara itu, sisanya menyusul.

“Berjalan dengan lancar sesuai dengan harapan, walaupun masih ada yang perlu kami perbaiki dan evaluasi terkait efisiensi waktu per orang,” ujarnya kepada NTBSatu, Rabu, 15 April 2026.

Manajemen RSUD menjadikan pelaksanaan awal ini sebagai bahan evaluasi untuk mematangkan alur pelayanan. Mengingat sifat pemeriksaan yang berbeda dengan layanan umum, pihak rumah sakit berencana menambah fasilitas penunjang untuk mempercepat proses antrean.

Salah satu langkah konkret yang akan manajemen RSUD ambil adalah penambahan unit alat pemeriksaan jantung atau EKG. “Tadi kami pasang satu unit, mungkin nanti akan kami tambah menjadi dua agar pemeriksaan bisa lebih maksimal dan cepat,” jelasnya.

Selain itu, pemeriksaan spesifik seperti Mantoux test juga sudah mulai diimplementasikan dengan jadwal pemantauan hasil yang ketat.

Kapasitas hingga 200 Orang Per Hari

Untuk memastikan kesiapan melayani ribuan karyawan AMMAN ke depan, RSUD Asy-Syifa’ KSB telah menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) dan ruangan khusus. Tim ini bekerja terpisah dari poli MCU umum, yang saat ini juga sedang melayani pemeriksaan ratusan CPNS di KSB.

Berdasarkan hasil simulasi dan evaluasi perdana, Andy menegaskan, RSUD memiliki kapasitas layanan yang mumpuni. “Kami sudah menyiapkan tim pendaftaran, analis, radiografer, hingga dokter tersendiri. Kami siap melayani di angka 150 sampai 200 orang per hari,” tambahnya.

Langkah ini memperkuat posisi RSUD Asy-Syifa’ yang sebelumnya telah dinyatakan layak secara infrastruktur oleh Bupati KSB, untuk menjalankan kerja sama strategis dengan perusahaan tambang terbesar di wilayah tersebut. (Andini)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button