DPRD Mataram Dukung Gerakan Bersepeda ke Kantor, Jadi Solusi Sehat dan Hemat Energi di Tengah Krisis
Mataram (NTBSatu) – Anggota Komisi III DPRD Kota Mataram dari Fraksi Golkar, Ziyani Ilham Fayani mengapresiasi langkah Pemerintah Kota (Pemkot) Mataram yang mulai mendorong Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk bersepeda ke kantor.
Menurutnya, kebijakan tersebut merupakan langkah sederhana namun strategis dalam merespons tantangan krisis energi, sekaligus mendorong perubahan gaya hidup yang lebih sehat dan ramah lingkungan.
“Ini langkah yang sangat baik. Di tengah situasi energi saat ini, kita memang perlu mengambil langkah-langkah kecil yang berdampak. Bersepeda ke kantor bisa menjadi solusi sehat dan hemat,” ujarnya, Senin, 30 Maret 2026.
Fayani menilai, jika kebiasaan tersebut dilakukan secara kolektif oleh ASN, dampaknya tidak hanya terasa pada penghematan energi, tetapi juga pada pengurangan emisi dan peningkatan kualitas kesehatan masyarakat.
Sebagai representasi generasi muda di parlemen, ia melihat tren bersepeda sejalan dengan gaya hidup Gen Z yang semakin peduli terhadap isu lingkungan dan kesehatan.
“Bersepeda bukan hanya alternatif transportasi, tapi sudah menjadi bagian dari gaya hidup. Kita bisa berkontribusi untuk lingkungan sekaligus menjaga kebugaran tubuh,” tambahnya.
Ia juga menegaskan, dukungan legislatif akan mengalir jika kebijakan ini berjalan secara konsisten oleh pihak eksekutif. Bahkan, tidak menutup kemungkinan anggota DPRD Kota Mataram juga akan ikut menerapkan kebiasaan serupa.
“Kalau ini dijalankan dengan baik, tentu kami di legislatif juga siap mendukung, bahkan ikut bersepeda ke kantor,” katanya.
Fayani yang juga rutin bersepeda di kawasan Sekarbela menilai, kondisi geografis Kota Mataram sangat mendukung untuk penerapan budaya bersepeda. Ia menilai, jarak antarwilayah yang relatif dekat ideal untuk mobilitas harian menggunakan sepeda.
Dorong Gerakan Meluas hingga Masyarakat
Ia pun mendorong agar gerakan ini tidak hanya berhenti di kalangan ASN, tetapi juga meluas ke masyarakat umum hingga sektor swasta.
“Kita berharap ini bisa menjadi gerakan bersama, tidak hanya di lingkup Pemkot, tetapi juga di masyarakat luas. Perubahan besar selalu mulai dari langkah kecil,” tegasnya.
Lebih jauh, ia mengingatkan, pemerintah untuk terus menghadirkan inovasi dalam menghadapi dinamika global, termasuk ancaman krisis energi.
“Eksekutif saat ini memang harus adaptif dan inovatif. Apa yang dilakukan Pemkot Mataram ini adalah langkah awal yang patut didukung,” tambahnya. (*)



