Kemiskinan Ekstrem di Bintaro: Jeratan Judi Online, Lemahnya Literasi Keuangan, hingga Dampak Abrasi
Tantangan Literasi Keuangan dan Pola Pikir
Di sisi lain, Camat Ampenan, Muzakir Walad, menilai tantangan terbesar saat ini adalah mengubah pola pikir masyarakat, terutama dalam hal pengelolaan keuangan.
Kelurahan Bintaro terkenal sebagai wilayah dengan sektor perikanan yang produktif. Seorang nelayan bahkan bisa memperoleh penghasilan hingga Rp1,5 juta dalam sekali melaut. Namun, perilaku konsumtif dan kurangnya manajemen keuangan rumah tangga membuat sebagian warga kembali terjerumus dalam kesulitan ekonomi.
Selain itu, tingginya angka putus sekolah di tingkat SMP juga menjadi perhatian. Banyak anak memilih langsung bekerja sebagai nelayan daripada melanjutkan pendidikan.
“Kita perlu penguatan literasi keuangan keluarga. Uang ada, tapi manajemennya yang harus kita benahi agar kemiskinan ekstrem ini benar-benar tuntas,” ujar Muzakir.



