Daerah NTB

Mudik Gratis Diwarnai Kericuhan karena Antrean Kapal, Dishub NTB Beri Penjelasan

Mataram (NTBSatu) – Kericuhan sempat terjadi di area Pelabuhan Kayangan, Lombok Timur, saat proses keberangkatan program mudik gratis yang diadakan Pemprov NTB.

Dalam video yang beredar di media sosial, terlihat pemudik terlibat cek-cok dengan petugas pelabuhan akibat lamanya antrean kendaraan untuk masuk ke kapal.

IKLAN

Salah seorang pemudik yang merekam video itu mengatakan bahwa mereka sudah menunggu antrean masuk kapal hingga empat jam.

IKLAN

“Kita sudah menunggu empat jam, walaupun itu gratis, tapi itu sudah negara bayar,” ujarnya.

IKLAN

Terhadap kejadian itu, Kepala Bidang Angkutan Darat Dinas Perhubungan NTB, Khaerus Sobri memberikan klarifikasi.

Ia menjelaskan, terjadi sedikit kesalahpahaman terkait antrean bus dalam program mudik gratis saat proses masuk ke kapal penyeberangan. Antrean kendaraan menuju kapal memang memerlukan waktu cukup lama, yakni sekitar 30 hingga 45 menit untuk setiap kapal, bahkan bisa lebih lama tergantung kondisi di lapangan.

“Bus peserta mudik gratis tidak dapat langsung masuk secara bersamaan ke dalam satu kapal, karena kapal juga mengangkut bus dan kendaraan umum lainnya,” jelas Sobri, Minggu, 15 Maret 2026.

Selain itu, pengaturan antrean juga dilakukan dengan membagi kendaraan berdasarkan operator kapal agar pembagian muatan kapal dapat berlangsung merata.

“Memang setiap tahun situasi seperti ini kerap terjadi,” ujarnya.

Ia juga membantah, antrean yang berlangsung selama beberapa jam itu, bukan karena Pemprov NTB belum membayar sewa kapal. “Tidak ada seperti itu,” tegasnya.

Lakukan Evaluasi

Kondisi cuaca yang panas, kelelahan perjalanan, serta keinginan para pemudik untuk segera berkumpul dengan keluarga di kampung halaman, turut mempengaruhi emosi dan kesabaran para penumpang. Terlebih dalam suasana menjalankan ibadah puasa.

Meski demikian, pihak penyelenggara menilai kejadian tersebut akan menjadi bahan evaluasi untuk pelaksanaan program mudik gratis pada tahun berikutnya. Tujuannya, agar proses keberangkatan dapat berjalan lebih tertib dan nyaman.

“Tapi Alhamdulilah, seluruh penumpang sudah sampai di rumahnya masing-masing,” tutupnya.

Sebelumnya, Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal melepas sebanyak 400 warga NTB peserta mudik gratis. Mereka berangkat dari Kantor Gubernur NTB, Sabtu, 14 Maret 2026.

Para peserta diberangkatkan dari Pulau Lombok menuju berbagai daerah di Pulau Sumbawa, mulai dari Kabupaten Sumbawa Barat hingga Kota Bima. (*)

Muhammad Yamin

Jurnalis NTBSatu

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button