OpiniWARGA

Ekonomi NTB 2025 Berjarak Jauh dari Harapan

Oleh: Dr. Iwan Harsono, SE., M.Ec. – Dosen Pascasarjana Universitas Mataram

Mampukah Nusa Tenggara Barat (NTB) mencapai target pertumbuhan ekonomi 7 persen pada 2025, ketika realisasi pertumbuhan ekonomi tahunan justru berhenti di angka 3,22 persen? Pertanyaan ini relevan untuk diajukan setelah rilis resmi Badan Pusat Statistik pada 5 Februari 2026 menunjukkan bahwa kinerja ekonomi NTB sepanjang 2025 secara kumulatif (cumulative to cumulative/ctoc) mengalami perlambatan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.

Pemerintah pusat menetapkan target pertumbuhan ekonomi NTB sebesar 7 persen pada 2025 sebagai bagian dari upaya mendorong akselerasi pertumbuhan nasional. Sementara itu, dalam perencanaan daerah, Pemerintah Provinsi NTB melalui RPJMD dan target sektoral mematok sasaran pertumbuhan di kisaran 6,5 persen, bahkan proyeksi Bank Indonesia memperkirakan potensi hingga 7,2 persen. Namun realisasi menunjukkan jurang yang lebar. Sepanjang 2025, ekonomi NTB hanya tumbuh 3,22 persen, turun tajam dari capaian 2024 yang sebesar 5,30 persen dan jauh di bawah pertumbuhan ekonomi nasional yang mencapai 5,11 persen.

Lebih jauh, NTB juga tertinggal dari provinsi pembanding di kawasan timur Indonesia. Bali mencatat pertumbuhan sekitar 5,7 persen, sementara Nusa Tenggara Timur tumbuh sekitar 5,14 persen. Fakta ini menegaskan bahwa perlambatan ekonomi NTB bukan sekadar dampak kondisi makro nasional, melainkan mencerminkan persoalan struktural yang lebih spesifik di tingkat daerah.

1 2 3 4Laman berikutnya

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button