Pelajaran dari Daerah Pembanding
Perbandingan dengan Bali dan Nusa Tenggara Timur memberikan pelajaran penting bagi NTB. Bali mampu menjaga pertumbuhan ekonomi relatif tinggi karena ditopang oleh sektor jasa dan pariwisata bernilai tambah, sementara NTT menunjukkan stabilitas pertumbuhan dengan dukungan sektor pertanian dan belanja pemerintah yang relatif konsisten.
Kedua daerah tersebut memiliki basis permintaan domestik yang lebih kuat, sehingga pertumbuhan ekonominya tidak terlalu bergejolak. Ketertinggalan NTB dari daerah pembanding mengindikasikan perlunya diversifikasi sumber pertumbuhan agar ekonomi daerah tidak terus bergantung pada sektor yang volatil.
Target Tinggi dan Tantangan Perencanaan
Penetapan target pertumbuhan 7 persen oleh pemerintah pusat dan 6,5–7,2 persen oleh daerah mencerminkan ambisi percepatan pembangunan. Namun target tinggi mensyaratkan fondasi yang kuat, termasuk kesiapan investasi, keterkaitan antarsektor, dan daya sebar pertumbuhan ke ekonomi rakyat. Kesenjangan antara target dan realisasi 2025 menunjukkan perlunya evaluasi asumsi dasar perencanaan pembangunan daerah. Pertanyaan yang perlu dijawab secara jujur adalah apakah target tersebut disusun berdasarkan proyeksi yang realistis, serta sejauh mana sektor unggulan yang ditetapkan benar-benar mampu menjadi motor pertumbuhan yang inklusif.



