Perang Melawan Konten Negatif, Diskominfotik NTB Perketat Patroli Siber
Mataram (NTBSatu) – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Nusa Tenggara Barat (NTB), mengambil sikap tegas untuk menjaga integritas ruang digital daerah. Mengingat maraknya konten yang mengarah pada unsur asusila, di media sosial.
Melalui Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) NTB, pemerintah selalu mengadakan operasi pembersihan konten yang berbau pelanggaran etika publik, norma kesusilaan, dan regulasi nasional.
Langkah ini setelah maraknya “konten murahan”, mengarah ke konten vulgar yang dikhawatirkan bisa merusak nama baik NTB.
Kepala Diskominfotik NTB, Dr. H. Ahsanul Khalik, S.Sos., menyampaikan pihaknya tetap melakukan patroli siber secara sistematis. Selain itu, jalur trusted flagger juga turut dimanfaatkan.
“Prinsip kami jelas, ruang digital NTB harus tetap sehat, aman, dan bermartabat. Setiap konten yang terindikasi melanggar norma langsung kami klasifikasikan dan laporkan disertai bukti tautan dan tangkapan layar untuk percepatan proses penghapusan,” ujarnya melalui pesan tertulis kepada NTBSatu, Kamis, 5 Februari 2026.
Selain itu, Ahsanul Khalik mengatakan, jika ada jalur khusus untuk terhubung dengan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) RI. Sehingga penghapusan konten bermasalah di sejumlah platform besar, termasuk TikTok, Facebook, dan Instagram, bisa segera pemerintah lakukan.



