Pemerintahan
Perang Melawan Konten Negatif, Diskominfotik NTB Perketat Patroli Siber
Membangun Imunitas Masyarakat
Pemprov NTB memperkuat benteng pertahanan melalui program literasi digital, mengingat pemblokiran tidak cukup. Program ini berfokus pada tanggung jawab hukum, dalam penggunaan fitur media sosial.
Selain itu, pemerintah menyasar instansi pendidikan, mulai sari sekolah hingga kampus, influencer lokal, relawan TIK, hingga pelosok untuk melakukan kampanye “Bijak Bermedsos”.
Tujuannya, untuk mengalihkan tren konten negatif, menjadi promosi pariwisata, kuliner tradisional, UMKM, dan prestasi daerah. Langkah ini harapannya bisa menumbuhkan kesadaran ada konsekuensi hukum dan sosial permanen, untuk setiap unggahan.



