HEADLINE NEWSLombok Tengah

Terhimpit Ekonomi, Tambang Ilegal di Lombok Tengah Jadi Pelarian yang Menganggur

Tidak Hanya Warga Lombok Tengah

Selain itu, aktivitas ini juga menarik perhatian warga di luar wilayah Lombok Tengah. Salah satunya Samsul Hadi yang berasal dari Kuripan Timur, Lombok Barat.

Ia mengaku, menambang merupakan pekerjaan sampingannya, ketika sedang tidak berjualan kain, Samsul memilih untuk menambang. Hal ini untuk menambah penghasilan.

“Kita tidak ada kesibukan makanya ke sini. Pekerjaan saya jualan kain, jadi nambang ini dijadikan pekerjaan sampingan untuk tambah cuan,” jelasnya.

Adapun emas yang didapatkan nantinya akan dijual di pengepul emas. Meski hasil menambang tidak menentu, namun kegiatan ini diakui memberikan hasil yang sangat menjanjikan, ditambah dengan harga emas yang saat ini sedang melambung tinggi.

Sementara itu, H. Anun, pemilik lahan yang terdampak akibat dari kegiatan menambang di Gunung Kongbawi, menjelaskan, beberapa kali telah memperingati warga untuk tidak menggali dan merusak lahan jagung dan padi yang ditanaminya. Namun tak kunjung diindahkan, sehingga ia hanya bisa pasrah dan menunggu tindak lanjut dari pemerintah setempat.

“Sudah beberapa kali diperingati, tapi tidak didengar, tanaman padi dan jagung saya rusak,” jelasnya pasrah.  

Laman sebelumnya 1 2 3Laman berikutnya

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button