Fokus Benahi Sampah, Pemkot Mataram Targetkan TPST Kebon Talo Tuntas 2026
Mataram (NTBSatu) – Pemerintah Kota (Pemkot) Mataram menetapkan, 2026 sebagai tahun fokus pembenahan tata kelola sampah secara menyeluruh.
Sebagai bagian dari peta jalan pengelolaan sampah, Pemkot Mataram akan mengoptimalkan fungsi Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Kebon Talo. Fasilitas tersebut dinilai memiliki peran strategis dalam mengurangi beban pembuangan akhir.
“TPST Kebon Talo akan kita maksimalkan. Di sana nanti pengolahan harus berjalan lebih efektif,” kata Wali Kota Mataram, Mohan Roliskana, Jumat, 27 Februari 2026.
Selain itu, Pemkot Mataram juga berencana mengaktifkan kembali insinerator untuk mempercepat proses pemusnahan sampah. “Kita dorong pemanfaatan teknologi. Insinerator akan kita fungsikan kembali agar volume sampah bisa ditekan,” ujarnya.
Dari sisi anggaran, Pemkot Mataram memastikan adanya penyesuaian dan penambahan alokasi dana melalui APBD Perubahan maupun anggaran murni. “Kalau ingin pengelolaan optimal, dukungan anggaran harus memadai. Ini akan kita siapkan,” katanya.
Mohan mengakui, salah satu kendala utama dalam pengelolaan sampah adalah kondisi armada pengangkut yang sudah berusia tua dan jumlahnya terbatas. “Kendaraan operasional kita rata-rata sudah tua, sementara mobilitasnya sangat tinggi. Peremajaan armada menjadi kebutuhan mendesak,” ungkapnya.
Ia menyebut, termasuk kendaraan roda tiga yang banyak mengalami kerusakan dan perlu diganti secara bertahap. Sementara itu, terkait penumpukan sampah di Kebon Talo, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) disebut terus melakukan pengangkutan secara bertahap.
Meski TPA Regional telah dibuka, proses pembersihan lahan membutuhkan waktu. “Kita targetkan dalam beberapa bulan ke depan, persoalan di Kebon Talo bisa dituntaskan agar tidak lagi menjadi masalah sosial,” tegas Mohan. (*)



