Kota Mataram

Tiga Pejabat Pemkot Mataram Lolos Bursa Jabatan RSUD NTB

Mataram (NTBSatu) – Tiga pejabat Pemerintah Kota Mataram masuk bursa seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Ketiganya berhasil menembus tiga besar untuk posisi strategis di RSUD Provinsi NTB.

IKLAN

Hal itu tertuang dalam Pengumuman Panitia Seleksi Terbuka Nomor: 800.1.2.3/615/BKD/2026 tentang hasil seleksi terbuka pengisian jabatan pimpinan tinggi pratama.

Tiga pejabat tersebut yakni Baiq Nelly Kusumawati, Asisten III Setda Kota Mataram, yang masuk tiga besar untuk posisi Wakil Direktur Perencanaan dan Keuangan RSUD Provinsi NTB.

Kemudian, dr. H. Emirald Isfihan, Kepala Dinas Kesehatan Kota Mataram, yang masuk kandidat Direktur RSUD Provinsi NTB.

Serta Srianingsih dari RSUD Kota Mataram yang masuk tiga besar untuk jabatan Wakil Direktur Umum dan Operasional RSUD Provinsi NTB.

Dalam daftar seleksi, Emirald Isfihan bersaing dengan drg. H. Asrul Sani, M.Kes dan dr. H. Suriyadi, Sp.An-TI., FISQua untuk posisi direktur.

Sementara Baiq Nelly Kusumawati bersaing dengan Bowo Susatyo, S.Sos., MT dan dr. Ng Phi Shi untuk posisi wakil direktur perencanaan dan keuangan.

Adapun Srianingsih bersaing dengan Erick Widodo, ST dan H. Abdullah, S.Kep.Ns., MM untuk posisi wakil direktur umum dan operasional.

Tanggapan Baiq Nelly

Salah satu peserta, Baiq Nelly Kusumawati mengaku bersyukur bisa masuk tiga besar dalam seleksi tersebut. Ia menilai proses yang dijalani menjadi pengalaman berharga untuk mengukur kapasitas diri.

“Alhamdulillah bisa sampai di tahap ini. Ini kesempatan untuk belajar dan menguji kemampuan di level yang lebih tinggi,” ujarnya, Rabu, 8 April 2026.

Nelly menegaskan, dirinya akan mengikuti seluruh tahapan seleksi dengan maksimal dan menyerahkan hasil akhirnya kepada tim penilai.

“Yang penting saya jalani prosesnya dengan baik. Soal hasil, kita serahkan sepenuhnya ke mekanisme yang ada,” katanya.

Ia menambahkan, keikutsertaannya dalam seleksi ini juga sebagai bentuk komitmen untuk terus berkembang dan memberikan kontribusi yang lebih luas, khususnya di sektor pelayanan publik.

Sebelumnya, Sekretaris Daerah Kota Mataram, Lalu Alwan Basri, membenarkan tiga pejabat tersebut telah mengajukan izin sekaligus meminta rekomendasi untuk mengikuti seleksi.

“Sudah ada tiga pejabat yang datang langsung meminta rekomendasi. Kami tidak menghalangi. Siapa pun yang ingin naik kelas dan menguji kapasitas di level lebih tinggi, kami dukung,” tegasnya, Selasa, 24 Februari 2026. (*)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button