Sumbawa

Bupati Jarot Beberkan Capaian Lima Bulan Memimpin Sumbawa

Sumbawa Besar (NTBSatu) – Genap lima bulan memimpin, Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., memaparkan sejumlah capaian awal pemerintahannya. Menurutnya, percepatan pembangunan sudah sesuai rencana.

“Alhamdulillah, arah kapal pemerintahan kita, sudah berada di jalur yang bisa memacu kecepatan pembangunan yang lebih cepat,” ungkap Bupati Jarot saat sambutan mutasi perdana pejabat Sumbawa, Jumat, 1 Agustus 2025.

Berawal dengan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI.  Menyusul penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW). Serta, pelaksanaan program triwulan kedua yang berjalan sesuai tahapan.

Berbagai kerja sama strategis juga telah berjalan. Di antaranya, dengan Universitas Mataram (Unram) terkait beasiswa kedokteran dan farmasi. Kemudian, studi kelayakan proyek infrastruktur yang mendapat dukungan dari Fahri Hamzah.

Infrastruktur hingga Ketahanan Pangan

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumbawa sudah mengantongi pembangunan tiga ruas jalan selatan melalui skema multiyears. Yakni Batu Dulang – Tepal, Tepal – Batu Rotok, dan Lenangguar – Teladan.

IKLAN

“Kita sudah berusaha lobi-lobi tingkat tinggi, sampai ke kementerian. Dalam format saat ini, sampai hari ini sudah mendapat persetujuan prinsip, tinggal eksekusi. Mohon doa semua semoga semua ini bisa terlaksana,” jelasnya.

Di sektor pertanian, Kementerian Pertanian memberikan bantuan 500 unit alat mesin pertanian, bibit unggul, dan pupuk yang tahun ini tersedia sesuai kebutuhan.  Harga jagung dan padi juga berada di atas Harga Pokok Penjualan (HPP).

“100 sudah terdistribusi, akan menunggu giliran berikut. Saya sudah langsung bertemu Deputi Alsintan Kementerian Pertanian. Mudahan-mudahan dalam waktu dekat diluncurkan ke Sumbawa,” kata Jarot.

Selanjutnya, tiga gudang pertanian telah dibangun oleh Polri di Moyo Utara, Lape, dan Tarano. Sementara, lima gudang tambahan dari Kementerian Hukum masih dalam tahap survei.

“Dengan adanya fasilitas ini, ke depan penyerapan hasil panen masyarakat, seperti Jagung dan Padi, akan lebih optimal,” ujarnya.

IKLAN

Bantuan dari Kementerian Sosial senilai hampir Rp300 miliar mulai disalurkan kepada warga Sumbawa.

Untuk mendukung penghijauan, Pemkab menggerakkan ASN, pelajar, dan masyarakat menanam pohon, dengan pembibitan yang sedang dipersiapkan di Bangkong.

Pembangunan rumah sakit daerah kini mencapai progres 35 persen. Di sisi lain, investor mulai menjajaki sektor perikanan, pariwisata, dan energi terbarukan.

Jarot menargetkan wilayah Samota (Saleh – Moyo – Tambora) masuk dalam kawasan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), seperti Mandalika dan Labuan Bajo.

“Ini menjadi harapan kita semua. Semua ini, bukan mimpi, tapi ikhtiar nyata agar Sumbawa tidak hanya bangkit, tapi melesat maju,” harapnya. (*)

Cahyatul Komala

Jurnalis NTBSatu

Berita Terkait

Back to top button