Mayat Pria Ditemukan Mengapung di Perairan Tanjung Menangis Sumbawa
Sumbawa Besar (NTBSatu) – Warga pesisir Sumbawa digegerkan dengan penemuan sesosok mayat pria yang mengapung di perairan Tanjung Menangis. Mayat tersebut pertama kali dilaporkan oleh nelayan pada Selasa, 10 Maret 2026, sekitar pukul 12.55 Wita sebelum akhirnya dievakuasi oleh jajaran Sat Polairud Polres Sumbawa.
Berdasarkan laporan nelayan tersebut, Kasat Polairud Polres Sumbawa, Iptu Baiq Shinta Dewi Ratna Negari langsung memerintahkan Komandan kapal beserta anggota untuk bergerak cepat melakukan persiapan evakuasi di lokasi.
Sekitar pukul 14.30 Wita, tim Sat Polairud tiba di sekitar perairan Tanjung Menangis dan menemukan laporan tersebut benar adanya. Sesosok mayat berjenis kelamin laki-laki terlihat mengapung di tengah perairan.
Proses evakuasi pun segera dilakukan menggunakan kapal patroli Sat Polairud KP XXI–2017 Interchief. Setelah berhasil diangkat dari laut, jenazah kemudian dibawa menuju Dermaga Goa di Kecamatan Labuan Badas.
Setibanya di dermaga, jenazah langsung diserahkan kepada tim INAFIS Sat Reskrim Polres Sumbawa untuk pemeriksaan dan proses identifikasi lebih lanjut.
Keterangan Kepolisian
Kapolres Sumbawa, AKBP Marieta Dwi Ardhini melalui Kasat Polairud Polres Sumbawa, Iptu Baiq Shinta Dewi Ratna Negari mengatakan, pihaknya bergerak cepat begitu menerima laporan dari nelayan.
“Informasi awal kami terima sekitar pukul 12.55 Wita dari nelayan yang melihat ada mayat mengapung di perairan Tanjung Menangis,” ujar Iptu Baiq, Selasa, 10 Maret 2026.
Ia menegaskan setelah menerima laporan tersebut, pihaknya langsung memerintahkan personel di kapal patroli untuk segera menuju lokasi. “Begitu menerima laporan, saya langsung memerintahkan komandan kapal bersama anggota untuk melakukan persiapan dan bergerak melakukan evakuasi,” tegasnya.
Menurutnya, tim tiba di lokasi sekitar pukul 14.30 Wita dan mendapati benar terdapat mayat yang mengapung di laut. “Saat tim tiba di lokasi, kami memastikan benar ada sesosok mayat berjenis kelamin laki-laki yang mengapung di perairan tersebut,” katanya.
Proses evakuasi berlangsung dengan hati-hati mengingat kondisi mayat berada di tengah perairan. “Jenazah kemudian kami evakuasi menggunakan kapal Sat Polairud KP XXI–2017 Interchief dan dibawa menuju Dermaga Goa, Kecamatan Labuan Badas,” tambahnya.
Ia juga menyampaikan, hingga saat ini identitas korban belum diketahui dan masih dalam proses penyelidikan pihak kepolisian. “Untuk identitas korban masih belum diketahui. Saat ini jenazah telah diserahkan kepada tim INAFIS Sat Reskrim Polres Sumbawa untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” tambahnya.
Hingga berita ini terbit, pihak kepolisian masih melakukan proses identifikasi guna mengungkap identitas korban serta penyebab pasti kematiannya. Polisi juga mengimbau, masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga untuk segera melapor ke Polres Sumbawa. (Marwah)



