Kondisi Terkini Tambang Pasir Besi Lombok Timur Memprihatinkan, Sejumlah Alat Berat Rusak
Mataram (NTBSatu) – Aktivitas penambangan oleh PT AMG di Dusun Dedalpak, Desa Pohgading, Pringgabaya terpantau sepi. Terutama sejak bergulirnya kasus dugaan korupsi tambang pasir besi di Kejaksaan Tinggi (Kejati) NTB.
Kondisi tambang pasir besi itu terlihat memprihatinkan, hanya tampak sejumlah alat berat yang berada di lokasi.
Namun, tidak adanya aktivitas penambangan itu bukan karena kasus tersebut tengah jadi atensi Kejati NTB. Namun, lantaran sejumlah alat berat yang berada di lokasi juga mengalami kerusakan.
“Sudah hampir satu bulan lebih kami (PT AMG) tidak melakukan kegiatan tambang pasir besi. Karena ada beberapa alat yang rusak,” ungkap pekerja PT AMG yang identitasnya dirahasiakan.
Menurutnya, alat-alat tersebut masih dalam perbaikan. “Jadi alasan utamanya bukan karena adanya pengusutan oleh penyidik Kejati NTB,” jelasnya.
Selain itu sambungnya, adanya kesepakatan antara Bupati Lombok Timur, Forkopimda sebelumnya juga menjadi salah satu alasan. Pihak-pihak tersebut sudah sepakat untuk menghentikan sementara aktivitas penambangan.
“Adanya kesepakatan itu juga menjadi hal yang harus kami hormati,” ujarnya.
Sebagai informasi, penyidik juga telah menetapkan dua orang tersangka pada kasus tambang pasir besi tersebut. Kedua tersangka itu yaitu Kepala Dinas ESDM NTB inisial ZA dan Kepala Cabang PT AMG inisal AR.
Keduanya bahkan langsung menjalani penahanan di Lapas Kelas II A Mataram, di Kuripan, Lombok Barat.
Dari kasus yang mulai mencuat pada bulan Januari 2023 itu, sejumlah saksi sudah menajalani pemeriksaan. Mulai dari pejabat provinsi, Bupati Lombok Timur, mantan Bupati Lombok Timur, pihak swasta, serta pejabat di Desa dan Kecamatan. (MIL)
Lihat juga:
- Perawat RSUD Meninggal saat Dinas, DPRD NTB Soroti Seringnya Pemotongan Jaspel
- Gaji Guru PPPK Paruh Waktu di Sumbawa Tertunda, Dikbud Upayakan Selesai 1–2 Hari
- LPSK Beri Perlindungan Darurat kepada Aktivis KontraS Andrie Yunus Korban Penyiraman Air Keras
- Rp14 Miliar untuk Sewa 72 Mobil Listrik, Pemuda NW Tantang Pemprov NTB Buka Hitungan Efisiensi
- Digerus Banjir hingga Longsor, Ruas Jalan Lantung – Ropang Terancam Putus



