NTB

Luhut Sepakat Perbaiki Kekurangan Sirkuit Mandalika Jelang MotoGP

Lombok Tengah (NTB Satu) – Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika selesai menggelar Idemutsu Asia Talen Cup (IATC) dan Word Superbike (WSB) 2021. Selanjutnya MotoGP pada Maret 2022 menanti.

Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan, menyampaikan Sirkuit Mandalika bisa menjadi inspirasi generasi muda, Minggu, 21 November 2021 di Media Center WSBK Mandalika.

Ia berharap dengan keberadaan sirkuit itu, anak-anak muda dapat mematangkan diri lebih serius agar ke depan bisa menjadi pembalap handal kelas dunia.

“Jadi dengan adanya Sirkuit Mandalika berkualitas seperti ini akan menjadi inspirasi bagi anak-anak muda Indonesia untuk mempersiapkan diri dengan berlatih yang tekun untuk bisa menjadi pembalap dunia yang bisa berlomba di ajang internasional seperti ini,” katanya.

Bersama Gubernur NTB  Dr. H. Zulkieflimansyah, Menteri Koperasi UKM Teten Masduki, Menteri Perhubungan Budi Karya dan tokoh nasional lainnya, Luhut Binsar Panjaitan menambahkan, gelaran WSBK di Sirkuit Mandalika ini sudah jauh-jauh hari dipersiapkan untuk memperoleh sarana sirkuit yang berkualitas dan berstandar internasional.

“Penyelenggara WSBK juga mengaku sangat puas dengan sirkuit ini. Bersama Gubernur NTB dan Menteri Perhubungan tadi kita sudah sepakat untuk memperbaiki apa yang belum lengkap sehingga nanti, pada bulan Maret 2022 gelaran MotoGP dalam pelaksanaannya bisa lebih baik,” terang Luhut.

Menurut Menko Marves, kehadiran even tersebut membawa dampak positif bagi para pelaku UMKM, karena produk-produknya bisa terserap dengan baik.

Dari 65 juta total UMKM se – Indonesia saat ini, sudah ada yang on boarding sebanyak 17 juta UMKM. Diharapkan, akhir tahun 2024 lebih dari 30 juta atau sebagian dari jumlah UMKM di Indonesia bisa terserap hasil produknya.

“Untuk kelompok-kelompok UMKM khususnya di NTB, pada gelaran WSBK ini sudah pasti terserap produknya. Seperti disampaikan Pak Gubernur NTB dan Pak Menkop UKM bahwa produk-produk lokal UMKM di NTB terserap di even ini,” ujarnya.

Mengutip Gubernur NTB, lebih lanjut Luhut menjelaskan para pelaku usaha pariwisata seperti hotel, homestay dan lainnya full booking dan harganya tiga kali lipat dari biasanya. Penyewaan mobil dan lainnya juga mendapatkan berkah dari WSBK ini sehingga perputaran ekonomi menjadi hidup.

Dalam pandangan Luhut, Presiden meminta agar even-even seperti WSBK di Mandalika, semuanya bisa dilakukan dengan sebaik-baiknya.

Menko Marves juga mengingatkan agar bagaimana gelaran balap itu tidak mengabaikan prokse Covid-19

“Perlu diketahui kita lakukan betul-betul agar hasilnya bisa dinikmati dengan baik . Meski dalam Covid-19 yang sudah agak longgar,  namun kita harus tetap waspada dengan tetap disiplin melaksanakan Protokol Kesehatan dengan baik,” tutup Luhut. (DAA)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button