Nasional

Prabowo Insturksikan Tanam Jutaan Pohon untuk Tarik Wisatawan Mancanegara

Jakarta (NTBSatu) – Presiden Prabowo Subianto menekankan pentingnya menjaga estetika dan kelestarian alam untuk menarik wisatawan mancanegara ke Indonesia.

Menurutnya, semua pihak harus membenahi lingkungan agar tetap menjadi daya tarik utama wisatawan. Prabowo menegaskan bahwa kebersihan dan keasrian alam merupakan syarat mutlak dalam pengembangan sektor pariwisata.

Oleh karena itu, ia menginstruksikan untuk mempercepat program pelestarian lingkungan.

IKLAN

“Kalau perlu kita tanam ratusan juta pohon baru. Estetika dan keindahan harus kita pertahankan,” ujarnya saat peresmian revitalisasi Stasiun Semarang Tawang, Semarang, mengutip live YouTube Sekretariat Presiden, Kamis, 30 Juli 2026

Dalam pidatonya, Presiden menyoroti luasnya mata rantai ekonomi sektor pariwisata, mulai dari petani kopi hingga sektor jasa. Namun, potensi ini hanya bisa maksimal jika lingkungan Indonesia terawat dan bebas dari sampah.

“Satu wisatawan mungkin bisa menghidupkan 10 sampai 15 rakyat kita. Tapi apa yang menarik wisatawan ke negara kita? Yang menarik adalah budaya kita. Keindahan negeri kita dan suasana negeri kita,” tuturnya.

Presiden menambahkan, pemerintah harus menjadikan penanganan sampah sebagai prioritas nasional dan menyelesaikannya dalam satu tahun.

Tak hanya itu, ia juga meminta seluruh kepala daerah menjaga kebersihan sungai. Kemudian, melarang penebangan pohon sembarangan, dan mengganti seng dengan material yang lebih ramah lingkungan serta estetik.

“Makanya sampah menjadi prioritas kita. Dalam waktu satu tahun ini kita harus selesaikan masalah sampah di seluruh Indonesia. Semua sungai harus bersih, semua kali harus bersih. Alam harus dijaga. Pohon tidak boleh ditebang sembarangan,” tegas Prabowo.

Selain pelestarian alam, Presiden menilai revitalisasi ratusan stasiun oleh PT KAI turut memperkuat citra Indonesia yang indah dan tertata.

“Kita ubah kesan Indonesia. Indonesia memang harus lestari, harus indah, harus asri. Tidak boleh ada sampah yang liar, juga tidak boleh ada gedung yang tidak terawat. Tidak boleh ada karat di mana-mana. Kita harus ubah, dan kita bisa ubah. Kita ciptakan Indonesia yang cemerlang, yang beautiful, yang indah,” pungkasnya. (*)

Artikel Terkait