Ekonomi Bisnis

Pertumbuhan Ekonomi NTB Peringkat Dua Nasional, Mendagri Tito Telepon Langsung Gubernur Iqbal

Mataram (NTBSatu) – Provinsi NTB sukses menorehkan prestasi gemilang di kancah nasional. Di bawah kepemimpinan Gubernur Lalu Muhamad Iqbal, NTB mencatat angka pertumbuhan ekonomi sebesar 13,64 persen. Angka ini menempatkan NTB di peringkat kedua nasional pada kuartal I-2026.

Prestasi ini mendapat atensi dan apresiasi langsung dari Pemerintah Pusat. Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian menghubungi langsung Gubernur Iqbal untuk memberikan ucapan selamat sekaligus mengarahkan kebijakan ekonomi daerah ke depan.

“Mohon Pak Gubernur, jaga angka pertumbuhan yang baik ini. Jaga daya beli dan perputaran uang di tengah masyarakat. Jangan sampai melambat, apalagi terjadi kontraksi negatif. Yang berakibat turunnya angka pertumbuhan di NTB,” ucap Tito, mengutip cerita Nurdin Ranggabarani saat menemani Gubernur Iqbal kunjungan di Sumbawa.

IKLAN

Dalam perbincangan tersebut, Tito meminta Gubernur Iqbal untuk tidak terlena dengan capaian yang ada. Serta, terus menjaga ritme pertumbuhan ekonomi yang positif agar tidak mengalami perlambatan, apalagi kontraksi negatif.

“Untuk itu, saya minta Pak Gubernur untuk menjaga irama belanja APBD. Agar selektif dan efisien pada hal-hal yang mendukung peningkatan angka pertumbuhan, mempercepat dan memperbesar serapan belanja APBN di daerah, APBD Provinsi dan APBD Kabupaten/Kota. Serta, menjaga kemampuan daya beli perkapita masyarakat, menjaga inflasi daerah, penyederhanaan birokrasi,” pinta Tito.

Tingkatkan Daya Tarik dan Kepercayaan Investor

Tito menambahkan, pertumbuhan ekonomi yang stabil akan menjadi magnet kuat bagi para investor.

IKLAN

“Dengan angka pertumbuhan yang baik dan stabil, akan meningkatkan daya tarik dan kepercayaan investor untuk berinvestasi di daerah anda. Jika daerah anda menjadi tujuan investasi yang menghasilkan devisa bagi negara, maka Pemerintah Pusat juga akan lebih semangat dalam membangun infrastruktur penunjang di daerah,” imbuhnya.

Ia menjelaskan, hal ini merupakan sinyal positif untuk pembangunan layanan infrastruktur dan peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) lokal.

“Muaranya tentu akan berdampak luas pada ikhtiar kita bersama, untuk menekan jumlah pengangguran dengan penyediaan lapangan kerja yang luas. Meningkatkan jumlah dan memperbanyak jenis komoditas ekspor, mampu menghasilkan devisa, menekan angka kemiskinan, dan peningkatan kesejahteraan rakyat,” ujar Tito.

Merespons instruksi tersebut, Gubernur Iqbal menyampaikan rasa terima kasihnya sekaligus menyanggupi dan meminta arahan dari Mendagri. “Siap, mohon bimbingan, petunjuk, dan arahan selalu, Pak Menteri,” ujarnya. (Ashri)

Artikel Terkait

Back to top button