Respons Haru Warganet NTT untuk Gubernur NTB Usai Kirim Bantuan
Mataram (NTBSatu) – Gelombang simpati dan ucapan terima kasih mengalir dari warga NTT kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) dan masyarakat NTB.
Respons positif tersebut membanjiri kolom komentar media sosial pemerintah setelah penyerahan bantuan dan aksi solidaritas untuk korban bencana gempa bumi di wilayah Manggarai dan Flores.
Warganet NTT menyampaikan apresiasinya secara terbuka atas dukungan moril maupun materiel yang disalurkan oleh Pemprov NTB. Hal ini menyusul unggahan kepedulian dan empati pemerintah pada tragedi yang menimpa wilayah tetangga.
”Pemprov NTB juga telah mengerahkan tim misi kemanusiaan gabungan dari BPBD, TNI-Polri, tenaga kesehatan dan relawan. Mereka turun langsung membantu penanganan bencana NTT,” tulis pemerintah, mengutip akun Facebook Pemprov NTB pada Senin, 17 Agustus 2026.
Apresiasi Busana Adat dan Ikatan Sejarah
Aksi tanggap darurat dan kepedulian jajaran Pemprov NTB menyentuh hati para korban terdampak. Banyak warga mengapresiasi kehadiran pemerintah daerah tetangga yang bergerak cepat mengulurkan tangan di tengah situasi krisis.
Langkah Gubernur NTB yang mengenakan pakaian adat khas NTT saat upacara Peringatan HUT Ke-81 RI juga menarik perhatian publik. Penataan busana tersebut dinilai sebagai bentuk penghormatan dan simpati mendalam bagi warga Flores yang sedang berduka.
Seorang Warganet asal NTT, Emil Nurung menegaskan, kepedulian tersebut sangat berarti bagi masyarakat NTT yang sedang menghadapi masa-masa sulit pascabencana.
”Kami sebagai masyarakat NTT khususnya Manggarai merasa bangga dan terima kasih kepada bapak Gubernur NTB telah memakai baju adat NTT dalam upacara HUT RI ke 81. Ini bagian dari kepedulian Bapak Gubernur untuk kami di NTT yang lagi berduka karena bencana. Terima kasih banyak juga karena bapak mengirimkan bantuan kepada kami di NTT. Sehat selalu bapak Gubernur NTB,” tulisnya.
Bertho Pagal juga menyampaikan sentimen serupa. Ia menyoroti ikatan sejarah dan hubungan emosional yang telah lama terjalin antara masyarakat di kedua wilayah.
”Terima kasih atas semua dukungan dan doa dari warga NTB mulai dari pimpinan pemerintah serta jajarannya dan seluruh masyarakatnya terhadap situasi masyarakat Manggarai/Flores saat ini yang sedang dilanda bencana gempa bumi. (Bima dan Manggarai memang memiliki ikatan emosional sejak dahulu kala),” tulisnya.
Ungkapan Terima Kasih dari Manggarai
Warga terdampak di kawasan Labuan Bajo, Manggarai Barat, juga menyampaikan doa dan ucapan terima kasih atas bantuan yang mereka terima setelah guncangan gempa bumi Magnitudo 7,7. Melalui komentar di media sosial, Indah Ratna mengharapkan agar kebaikan masyarakat NTB mendapat balasan yang setimpal.
”Luar biasa. Terima kasih untuk kasih dan dukungannya buat kami warga Manggarai khususnya Labuan Bajo Manggarai Barat. Terutama terhadap situasi yang sedang kami alami bencana gempa Magnitudo 7,7. Kiranya kasih dan perhatian serta uluran kemanusiaan senantiasa Allah SWT balas dengan berlipat ganda sehat selalu saudara-saudaraku di NTB,” tulisnya.
Warganet NTT lainnya, Adi Nenga, menuturkan pesan solidaritas dari pimpinan daerah NTB mampu memberikan penguatan moral bagi warga yang berjuang memulihkan keadaan.
”Terima kasih pak Gubernur, kami di NTT terharu. Kau sungguh sangat merasakan apa yang kami rasakan di Manggarai NTT saat ini. Kami ternyata tidak sendirian, pesanmu luar biasa bagi kami,” tulisnya.
Dukungan publik di media sosial ini menegaskan kuatnya rasa persaudaraan lintas provinsi antara NTB dan NTT dalam menghadapi bencana alam. (*)




