Lombok TimurPariwisata

Sahabat Rinjani Jadi Camping Ground Favorit dengan Panorama Langsung Gunung Rinjani

Lombok Timur (NTBSatu) – Kawasan wisata Sembalun kembali ramai setelah jalur pendakian Gunung Rinjani dibuka. Selain mendaki, banyak wisatawan memilih menikmati suasana alam dengan berkemah di sejumlah camping ground.

Salah satu lokasi yang paling banyak menarik pengunjung ialah Sahabat Rinjani di pintu masuk jalur pendakian Gunung Rinjani.

Pengelola Sahabat Rinjani, Veti Matuzohrah mengatakan, jumlah pengunjung mulai meningkat dalam beberapa waktu terakhir. Kenaikan itu dipicu oleh meningkatnya minat wisatawan untuk berkemah, sambil menikmati panorama Gunung Rinjani dari kawasan Sembalun.

IKLAN

Sebelumnya, aktivitas wisata sempat menurun karena penutupan jalur pendakian membuat kunjungan ke Sembalun ikut berkurang.

“Alhamdulillah sejak pembukaan Rinjani kunjungan mulai ramai. Sebelumnya sepi karena pendakian ditutup,” ujarnya, Rabu, 5 Agustus 2026.

Sahabat Rinjani menawarkan area berkemah yang luas dengan pemandangan langsung menghadap Gunung Rinjani.

Lokasi tersebut menjadi daya tarik utama, karena pengunjung bisa menikmati panorama pegunungan tanpa harus mendaki.

Suasana yang sejuk dan hamparan alam terbuka juga membuat banyak wisatawan memilih menghabiskan malam di kawasan itu.

Pengelola mematok tarif Rp35 ribu per malam bagi pengunjung yang membawa tenda sendiri.

Sementara itu, pengelola menawarkan paket tenda lengkap dengan harga mulai Rp175 ribu hingga Rp250 ribu per malam, bergantung pada ukuran tenda. Harga tersebut sudah termasuk matras, sleeping bag, dan perlengkapan camping lainnya.

Selain menyediakan area camping, Sahabat Rinjani juga memiliki homestay dan tenda VIP.

Camping Menjadi Pilihan

Meski demikian, sebagian besar tamu tetap memilih bermalam di tenda agar dapat menikmati panorama Gunung Rinjani sejak matahari terbit hingga malam hari.

“Tamu lebih senang camping karena view-nya langsung menghadap Gunung Rinjani. Tetap ada yang menginap di homestay, tetapi jumlahnya tidak sebanyak yang memilih tenda,” kata Veti.

Menurutnya, tingkat kunjungan biasanya meningkat saat libur Idulfitri, akhir pekan panjang, dan musim liburan. Pada periode tersebut, seluruh kamar homestay sering terisi penuh. Sebagian besar tamu yang datang merupakan wisatawan lokal dan pasangan pengantin baru.

Dalam sepekan, Sahabat Rinjani menerima sekitar 40 hingga 50 pengunjung. Angka tersebut bisa bertambah saat musim liburan.

Banyak pendaki juga memanfaatkan lokasi itu untuk beristirahat sebelum maupun setelah menjelajahi Gunung Rinjani. (*)

Artikel Terkait