Puluhan KK di Lombok Tengah Terdampak Kekeringan, BPBD Salurkan Air Bersih
Lombok Tengah (NTBSatu) – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lombok Tengah mendistribusikan air bersih kepada warga terdampak kekeringan di tiga kecamatan, Sabtu 29 Agustus 2026.
Distribusi air berlangsung mulai pukul 15.30 Wita. BPBD mencatat sebanyak 74 Kepala Keluarga (KK) terdampak kekeringan di tiga kecamatan tersebut.
Di Kecamatan Jonggat, kekeringan melanda Dusun Batu Entek, Desa Sukarare. Sebanyak 68 KK terdampak di wilayah tersebut.
Kemudian di Kecamatan Pujut, kekeringan terjadi di Dusun Barelantan, Desa Gapura, yang berdampak terhadap enam KK. BPBD juga mencatat kebutuhan air di sumur masjid wilayah tersebut.
Sementara di Kecamatan Praya Timur, BPBD mendata kebutuhan air bersih di sumur Ziarah Kubur, Desa Pejanggik.
Akibat Curah Hujan yang Rendah
BPBD Lombok Tengah menyebut, kekeringan terjadi akibat curah hujan rendah selama musim kemarau. Fenomena iklim global, suhu udara tinggi, angin kencang, serta aktivitas manusia juga menjadi faktor yang dapat memperparah kondisi kekeringan.
Untuk menangani kondisi tersebut, BPBD bersama aparatur desa melakukan pendataan, menyebarkan informasi, serta mendistribusikan air bersih kepada warga.
BPBD juga mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana kekeringan, terutama saat masa peralihan musim.
Selain air bersih, kebutuhan mendesak warga terdampak saat ini berupa tandon penampungan air.
BPBD mengimbau masyarakat menghemat penggunaan air sejak dini dan menyimpan cadangan air bersih. Warga juga diminta tidak membakar lahan maupun sampah yang berpotensi memicu kebakaran.
Masyarakat juga diimbau memanfaatkan air hujan sebagai salah satu sumber cadangan air selama musim kemarau.
Data tersebut merupakan laporan sementara Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) BPBD Lombok Tengah. (*)




