39 Desa dan Kelurahan di Lombok Tengah Terima Program Desa Berdaya Tematik, Masing-masing Dapat Rp300 Juta
Lombok Tengah (NTBSatu) – Sebanyak 39 desa dan kelurahan di Kabupaten Lombok Tengah menerima Program Desa Berdaya Tematik dari Pemerintah Provinsi NTB.
Program tersebut berupa Bantuan Keuangan Khusus (BKK) senilai Rp300 juta untuk setiap desa dan kelurahan.
Kepala Bidang Administrasi Desa DPMD Lombok Tengah, Riana Meilya mengatakan, penerima program terdiri atas 37 desa dan dua kelurahan.
“Tahun 2026 ini ada 39 desa dan kelurahan, 37 desa dan dua kelurahan yang mendapatkan Program Desa Berdaya Tematik dari provinsi. Bentuknya bantuan keuangan khusus dari provinsi,” kata Riana kepada NTBSatu beberapa waktu lalu.
Dengan nilai bantuan Rp300 juta untuk masing-masing penerima, total anggaran program di Lombok Tengah mencapai Rp11,7 miliar.
Tiga Tema Utama
Riana menjelaskan, program tersebut memiliki tiga tema utama, yakni ketahanan pangan, pelestarian lingkungan, dan desa wisata. Setiap desa bebas memilih tema yang sesuai dengan potensi maupun kebutuhan wilayahnya.
“Desa memilih menu yang sesuai dengan potensi atau kebutuhan desanya, kemudian membuat proposal beserta rincian anggaran biaya sebelum mengajukan ke provinsi,” ujarnya.
Menurutnya, kegiatan dalam tema ketahanan pangan dapat berupa pengadaan ternak, penguatan UMKM, hingga sarana pendukung hasil pertanian. Sementara pada tema pelestarian lingkungan, desa dapat mengusulkan pengadaan sarana pengelolaan sampah, fasilitas kebersihan lingkungan, maupun kendaraan roda tiga untuk mendukung pengelolaan sampah.
Riana mengungkapkan, penetapan desa penerima tahun ini sepenuhnya menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi NTB. Meski begitu, salah satu indikator yang menjadi pertimbangan ialah tingginya angka kemiskinan ekstrem.
“Indikator penilaiannya itu desa dengan kategori miskin ekstrem atau memiliki angka kemiskinan ekstrem yang tinggi,” katanya.
Sebaran Desa Berdaya
Berdasarkan data DPMD Lombok Tengah, penerima program tersebar di 11 kecamatan, yakni Batukliang, Batukliang Utara, Kopang, Janapria, Jonggat, Praya Tengah, Praya Timur, Praya Barat, Praya Barat Daya, Pringgarata, dan Pujut. Sementara dua kelurahan penerima ialah Kelurahan Praya dan Kelurahan Prapen.
Riana mengatakan, proses pencairan dana mulai berjalan. Beberapa desa telah menerima transfer ke rekening kas desa setelah menyelesaikan verifikasi proposal oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis sesuai bidang kegiatan masing-masing.
“Sudah ada beberapa desa yang ditransfer karena sudah memenuhi syarat dan sudah melewati proses verifikasi OPD teknis,” ujarnya.
Untuk 2027, DPMD Lombok Tengah telah mengusulkan 10 desa kepada Pemerintah Provinsi NTB. Namun, usulan tersebut bukan kuota penerima, melainkan desa yang layak memperoleh penghargaan atau reward.
“Kami diminta mengusulkan 10 desa yang kira-kira berprestasi atau berhak mendapatkan reward. Itu nanti mungkin menjadi salah satu indikator penilaian dari provinsi,” katanya.
Ia berharap Program Desa Berdaya Tematik mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi desa, memperkuat pemberdayaan masyarakat, sekaligus menekan angka kemiskinan ekstrem di Lombok Tengah.
“Harapannya meningkatkan pertumbuhan ekonomi, kesejahteraan masyarakat, pemberdayaan masyarakat, dan mengurangi kemiskinan ekstrem,” tutupnya. (*)




