Korban Meninggal Pantai Semeti Ternyata Siswi Baru SMKN 1 Gerung
Lombok Barat (NTBSatu) – Duka menyelimuti SMKN 1 Gerung setelah salah seorang siswi barunya, Putri Salsabila, meninggal dunia akibat terseret ombak di Pantai Semeti, Lombok Tengah. Korban ternyata baru dua pekan mengikuti kegiatan belajar mengajar.
Kepala SMKN 1 Gerung, Erni Zuhara, membenarkan korban merupakan siswi kelas X Jurusan Keahlian Desain dan Produksi Busana (DPB).
“Betul, korban merupakan siswi kami kelas sepuluh jurusan Desain dan Produksi Busana,” katanya, Senin, 3 Agustus 2026.
Menurut Erni, Putri merupakan warga Kambeng, Desa Sekotong Timur, Kabupaten Lombok Barat. Selain itu, ia menjelaskan Putri baru mulai aktif mengikuti pembelajaran sejak 20 Juli 2026, setelah menyelesaikan rangkaian masa pengenalan lingkungan sekolah.
“Baru dua minggu dia belajar. Bahkan baru selesai mengikuti masa pengenalan sekolah,” ujarnya.
Dikenal Pendiam, Tetapi Cepat Bergaul
Lebih lanjut, Erni menggambarkan Putri sebagai pribadi yang pendiam dan tidak banyak berbicara. Meski demikian, Putri mampu beradaptasi dengan cepat bersama teman-teman sekelasnya.
“Anaknya kalem, tidak banyak bicara. Tetapi cepat akrab dengan teman-temannya,” katanya.
Karena masih berstatus siswa baru, pihak sekolah mengaku belum sempat melihat perkembangan akademik maupun bakat Putri. Menurut Erni, Putri masuk ke SMKN 1 Gerung melalui jalur umum.
Selain itu, beberapa teman sekelas Putri turut menghadiri prosesi takziah di rumah duka sebagai bentuk penghormatan terakhir.
Sekolah Gelar Doa Bersama
Di sisi lain, pihak sekolah langsung menggelar doa bersama setelah upacara bendera pada Senin pagi. Sekolah juga mengingatkan seluruh siswa agar selalu mengutamakan keselamatan saat berwisata. “Kami sangat prihatin dan berduka atas meninggalnya siswi kami,” ujar Erni.
Ia mengatakan, rombongan guru juga menghadiri pemakaman Putri di Kambeng, Desa Sekotong Timur, yang berlangsung setelah Salat Zuhur.
Sebelumnya, Putri Salsabila meninggal dunia setelah terseret ombak saat berswafoto di atas tebing Pantai Semeti, Desa Mekar Sari, Kecamatan Praya Barat, Lombok Tengah, Minggu, 2 Agustus 2026.
Saat kejadian, korban berwisata bersama tiga kerabatnya. Ketiganya selamat meski mengalami luka-luka dan syok setelah berusaha memberikan pertolongan. Korban akhirnya ditemukan dan dievakuasi oleh nelayan setempat sebelum dibawa ke fasilitas kesehatan. (*)




