Sumbawa Barat

PWI KSB Periode 2026–2029 Resmi Dilantik, PWI Pusat Ingatkan Marwah Organisasi

Sumbawa Barat (NTBSatu) – Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Sumbawa Barat masa bakti 2026–2029 resmi mengucap sumpah jabatan. Prosesi pelantikan berlangsung di Aula Lantai 6 Gedung Kantor Pusat Bank NTB Syariah, Kamis, 10 September 2026.

Pengurus mengusung tema “Dedikasi dan Karya untuk Kemajuan Daerah” dalam agenda tersebut. Acara ini memanfaatkan momentum rangkaian kegiatan Orientasi Kewartawanan dan Keorganisasian serta Uji Kompetensi Wartawan PWI NTB.

Ketua PWI Sumbawa Barat, Hardoni Odon, resmi mengemban amanah usai terpilih secara aklamasi, ia menyampaikan apresiasi atas semangat kebersamaan para anggota.

IKLAN

“Terpilihnya saya secara aklamasi menunjukkan rasa kekeluargaan di PWI KSB. Kita semua adalah saudara yang harus saling menjaga dan bekerja bersama,” ujar Odon, Kamis, 10 September 2026.

Lebih lanjut, ia menyoroti tantangan dunia jurnalistik digital yang kerap mengedepankan kecepatan ketimbang akurasi. Menurutnya, anggota PWI harus menjadi jurnalis paling terpercaya di tengah gempuran hoaks.

“Tugas kita adalah memastikan fakta di tengah gempuran rumor. Pertanyaannya bukan lagi siapa nomor satu yang menayangkan berita, melainkan siapa paling dipercaya publik,” tegas Odon.

IKLAN

Jaga Integritas dan Kompetensi Jurnalis

Di samping itu, Ketua PWI NTB, Ahmad Ikliluddin, memuji kejelian pengurus daerah yang memanfaatkan momen di Mataram. Oleh sebab itu, ia mendorong jajaran pengurus baru untuk terus meningkatkan kompetensi seluruh anggota.

“Amanah ini merupakan panggilan pengabdian demi kemajuan Sumbawa Barat. Tugas utama kita ke depan adalah terus meningkatkan kompetensi dan profesionalisme anggota,” kata Ikliluddin.

Maka dari itu, ia meminta PWI KSB memperkuat koordinasi dengan pengurus provinsi. Kendati demikian, sinergi yang kokoh bakal memperlancar seluruh program kerja organisasi.

Sementara itu, Wakil Ketua PWI Pusat Bidang OKK, Joko Tetuko, mengingatkan pentingnya menjaga integritas jurnalis. Sebab, ia meminta para wartawan mengawal potensi daerah demi kesejahteraan warga.

“Menjaga amanah dan marwah organisasi membutuhkan komitmen tinggi. Wartawan baru melantik ini harus menjadi penerang informasi terpercaya bagi masyarakat,” pesan Joko.

Joko berharap, jajaran PWI KSB mampu menjadi jembatan komunikasi yang efektif antara pemerintah dan publik. Hasilnya, komitmen tersebut menjadi kunci utama dalam menjaga profesionalisme pers di daerah. (*)

Artikel Terkait