Incar Pengelolaan Mandiri UMKM, Gelaran “Car Free Night” Taliwang Digeser ke Oktober
Sumbawa Barat (NTBSatu) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumbawa Barat terus mematangkan rencana kegiatan Car Free Night kawasan Alun-alun Taliwang. Langkah ini bertujuan mendorong geliat ekonomi pelaku usaha mikro kecil dan menengah lokal.
Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa Barat, drh. Hairul, M.M., melalui Kepala Bagian Perekonomian dan SDA, Syamsul Hidayat, S.Pi., M.Si., menyampaikan bahwa pihaknya menggeser jadwal pelaksanaan kegiatan dari bulan Agustus ke bulan Oktober mendatang.
Oleh karena itu, penyesuaian waktu ini memberi kesempatan persiapan teknis secara lebih matang. Selain itu, pelaksanaan kegiatan sekaligus menyemarakkan rangkaian perayaan Hari Lahir Kabupaten Sumbawa Barat.
“Kami fokus menguatkan peran pelaku UMKM melalui penyediaan tempat transaksi yang nyaman, namun target jangka panjang kami mengarah pada pengelolaan acara secara mandiri oleh paguyuban pengusaha,” ujarnya kepada NTBSatu, Rabu, 26 Agustus 2026.
Inovasi Ruang Dialog Publik
Pada tahap awal, pemerintah daerah merancang agenda ini berlangsung rutin satu kali tiap bulan. Sementara itu, tim pelaksana terus memantau antusiasme warga pengunjung kawasan Alun-alun Taliwang secara berkala.
“Konsep acara ini mengadopsi suasana forum Yasinan namun kemasannya lebih santai, sehingga pemerintah daerah ingin membangun kedekatan emosional bersama seluruh elemen masyarakat,” jelasnya.
Selain tempat transaksi ekonomi, kegiatan ini mengusung inovasi ruang publik bernama Pojok Kebersamaan bagi warga Sumbawa Barat. Dengan demikian, para pejabat daerah dapat berkumpul menyerap aspirasi warga tanpa batasan formalitas.
“Selanjutnya, setiap dinas teknis akan menjalankan peran sesuai bidang masing-masing, sebab pemerintah daerah menyiapkan berbagai fasilitas pendukung guna kenyamanan pengunjung kawasan,” lanjutnya.
Sinergi Instansi dan Prospek Ekonomi
Di sisi lain, jajaran OPD teknis memegang peranan penting sepanjang gelaran acara kawasan alun-alun. Oleh sebab itu, sinergi lintas instansi memastikan kelancaran seluruh rangkaian kegiatan warga.
Pemerintah daerah berharap kolaborasi ini membawa manfaat nyata bagi kemajuan UMKM lokal. Sehingga, interaksi warga dan jajaran pejabat menjadi poin utama agenda malam tersebut.
“Pemda mengoordinasikan seluruh tugas dinas teknis agar acara berjalan sukses, bahkan sinergi antar instansi ini menjamin kenyamanan dan kebersihan area alun-alun,” pungkasnya.
Meskipun begitu, pemerintah daerah tetap optimistis kegiatan Car Free Night mampu menggairahkan perekonomian warga lokal. Hasilnya, kawasan Alun-alun Taliwang siap menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di Sumbawa Barat. (*)




