Kota Mataram

Rawat 3.000 Titik PJU, Dishub Mataram Hanya Kantongi Anggaran Rp300 Juta

Mataram (NTBSatu) – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Mataram tahun ini belum mengalokasikan anggaran untuk pengadaan Penerangan Jalan Umum (PJU) baru.

Instansi tersebut hanya mengandalkan dana pemeliharaan sebesar Rp300 juta untuk merawat sekitar 3.000 titik lampu jalan, yang tersebar di seluruh wilayah Kota Mataram.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Mataram, Zulkarwin mengatakan, keterbatasan anggaran membuat pihaknya memfokuskan program pada pemeliharaan fasilitas yang sudah ada.

IKLAN

“Tahun ini tidak ada pengadaan PJU baru, hanya untuk perawatan saja. Anggarannya sekitar Rp300 juta,” ujar Zulkarwin, Selasa, 7 Juli 2026.

Menurutnya, nominal tersebut tergolong minim, tidak setara dengan jumlah PJU yang ada. Meski begitu, seluruh titik PJU di Kota Mataram kini telah menggunakan sistem meterisasi atau kontrak daya sehingga pengelolaannya lebih tertata.

Dengan kondisi anggaran yang terbatas, pihaknya pun menerapkan skala prioritas dalam pelaksanaan perbaikan. Titik-titik yang paling mendesak akan menjadi fokus penanganan terlebih dahulu.

IKLAN

Selain pemeliharaan rutin, Dishub juga melakukan evaluasi terhadap kondisi jaringan PJU beserta jarak antar tiang lampu pada sejumlah ruas jalan. Kawasan Jalan Adi Sucipto Ampenan dan Jalan Brawijaya menjadi beberapa lokasi yang mendapat perhatian.

Zulkarwin menjelaskan, pada ruas Jalan Adi Sucipto terdapat tiang PJU yang sebelumnya patah akibat keropos sehingga harus dievakuasi. Kondisi tersebut membuat jarak antar lampu menjadi lebih renggang.

“Kita identifikasi dulu dan betul-betul prioritaskan karena adanya efisiensi anggaran. Mana yang masih bisa kita manfaatkan, kita manfaatkan dulu,” kata Zulkarwin.

Ia menjelaskan, mengacu pada ketentuan Kementerian Perhubungan, jarak ideal antar-PJU berkisar 40 hingga 50 meter. Namun, pada beberapa titik, termasuk sepanjang Jalan Brawijaya, jarak tersebut sudah melebihi ketentuan.

Kondisi itu semakin berpengaruh karena lebar badan jalan membuat sebaran cahaya atau lumen menjadi kurang merata.

Hasil identifikasi lapangan nantinya akan menjadi dasar penyusunan usulan anggaran tahun depan, terutama untuk penambahan maupun perbaikan sarana PJU yang sekiranya mendesak. (*)

Artikel Terkait