HukrimKota Mataram

Periksa Saksi Baru Kasus NDR, Penyidik Terganjal Keterbatasan Bukti Fisik di Lapangan

Mataram (NTBSatu) – Polresta Mataram terus mendalami penanganan kasus kematian NDR yang hingga kini belum menemukan titik terang. Sudah dua bulan sejak penemuan jenazah korban, polisi masih belum menemukan pelaku utama dalam kasus ini.

Penyidik kepolisian saat ini tengah menginterogasi sejumlah saksi baru guna memperjelas konstruksi perkara serta mengurai kejanggalan di balik peristiwa tersebut. Kasat Reskrim Polresta Mataram, Made Dharma, membenarkan hal tersebut.

“Terkait kasus tersebut masih proses pendalaman. Ada saksi-saksi baru yang kami dapatkan dan masih kami perdalam keterangannya,” ujarnya kepada NTBSatu pada Selasa, 28 Juli 2026.

IKLAN

Made mengaku, sedang menghimpun keterangan tambahan dari para saksi untuk mencocokkan alur peristiwa dengan bukti petunjuk yang telah mengendap di kantong kepolisian.

Langkah ini sebagai fokus utama tim penyidik setelah menerima desakan dari pihak keluarga korban yang meminta penuntasan kasus secara transparan dan berkeadilan. Ia memastikan proses hukum tetap berjalan meski membutuhkan waktu yang tidak singkat.

Made Dharma mengaku secara intensif memverifikasi setiap informasi baru dari masyarakat guna menyusun peta pembuktian yang solid sebelum menetapkan langkah hukum berikutnya.

Kendala Pembuktian dan Barang Bukti

Dalam perjalanan mengungkap tabir kematian NDR, penyidikan menghadapi barikade teknis di lapangan. Keterbatasan saksi mata yang melihat langsung detik-detik peristiwa serta pelacakan barang bukti utama sebagai tantangan primer aparat penegak hukum.

​”Kendala terkait barang bukti kendaraan dan saksi-saksi yang memang melihat atau yang mengetahui kejadian tersebut,” kata Made.

​Pihak kepolisian membutuhkan ketelitian ekstra untuk melacak keberadaan kendaraan yang terindikasi kuat berkaitan langsung dengan peristiwa tersebut.

Selain itu, minimnya saksi di lokasi memaksa penyidik mengandalkan analisis saintifik (scientific crime investigation) serta mencocokkan data rekaman pendukung yang ada di sekitar area lokasi.

Desakan Penuntasan Kasus

Sebelumnya, keluarga NDR bersama penasihat hukum berulang kali mendesak Polresta Mataram agar bekerja lebih progresif dan terukur. Keluarga berharap penyidik tidak membiarkan penanganan kasus ini berlarut-larut tanpa kepastian hukum.

​Menanggapi desakan publik tersebut, Polresta Mataram menegaskan komitmennya untuk menuntaskan kasus ini hingga tuntas. Kepolisian mengimbau masyarakat yang memiliki informasi sekecil apa pun baik mengenai pergerakan kendaraan maupun petunjuk kronologi. Hal ini agar segera melapor demi mempercepat pengungkapan dalang di balik kematian NDR. (*)

Artikel Terkait