Integrasikan 6 SPM, Pemkot Bima Transformasi New Posyandu
Kota Bima (NTBSatu) – Pemerintah Kota (Pemkot) Bima bergerak untuk mentransformasi Posyandu dari sekadar pelayanan kesehatan ibu dan anak menjadi wadah pelayanan terpadu lintas sektor. Langkah strategis ini bermula dari Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Penguatan New Posyandu Berbasis 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) di Aula BKPSDM Kota Bima, Rabu, 22 Juli 2026.
Staf Ahli Bidang Kesra, Kemasyarakatan, dan Sumber Daya Manusia (SDM), Suharni menegaskan, New Posyandu kini menjadi garda terdepan pelayanan publik yang mengintegrasikan enam bidang SPM. Di antaranya adalah pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, trantibumlinmas, serta sosial.
“Posyandu telah bertransformasi menjadi New Posyandu. Pelayanan kini tidak lagi hanya berfokus pada kesehatan ibu dan anak, tetapi menjadi wadah terpadu yang menghadirkan pelayanan publik lebih dekat, cepat, dan berdampak langsung bagi masyarakat,” ujar Suharni pada Rabu, 22 Juli 2026.
Ia menambahkan, berbagai tantangan besar daerah. Di antaranya seperti stunting, kemiskinan, anak putus sekolah, hingga penyediaan perumahan layak tak lagi bisa selesai secara parsial.
Butuh Komitmen Kolaborasi
Keberhasilan New Posyandu menuntut komitmen penuh seluruh instansi pengampu SPM, bukan sekadar beban dinas kesehatan semata.
“Keberhasilan program ini sangat bergantung pada kuatnya kolaborasi lintas sektor yang terlaksana secara berkelanjutan. Tanggung jawab ini milik seluruh perangkat daerah,” tegas Suharni.
Dalam skema baru ini, setiap instansi memiliki peran vital yang saling mengunci. Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) bertugas mengawal perencanaan program. Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) menjamin dukungan penganggaran, dan Inspektorat yang mengawasi jalannya pelaksanaan.
Sementara itu, jajaran Puskesmas dituntut menjadi penggerak utama kolaborasi di tingkat lapangan bersama kelurahan dan para kader.
Melalui rakor ini, Pemkot Bima menyusun mekanisme monitoring dan evaluasi terukur guna memastikan enam SPM berjalan optimal hingga tingkat kelurahan.
Dengan semangat gotong royong, Pemkot Bima optimistis wajah baru New Posyandu mampu membangun sistem pelayanan dasar yang baik. Di mana akan jauh lebih responsif, inklusif, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat Kota Bima. (*)




