Pemuda Desa Sondo Bima Kenalkan Inovasi Pupuk Organik ‘SONIK’
Bima (NTBSatu) – Berawal dari keluhan soal melambungnya harga pupuk kimia, warga Desa Sondo dan Nonto Tera kini punya angin segar. Hal tersebut mengemuka saat program Selasa Menyapa Kecamatan Monta, pada Selasa malam, 28 Juli 2026, produk pupuk inovatif buatan salah seorang warga lokal.
Seorang warga lokal, Salahudin, memperkenalkan inovasi pupuk organik cair bernama Sondo Organik (SONIK) di hadapan jajaran pemerintah daerah dan ratusan warga yang memadati Lapangan Desa Sondo.
Pupuk inovatif buatan Salahudin memanfaatkan bahan baku lokal yang melimpah dan ramah kantong. Hasil ujicobanya terbukti ampuh mendongkrak produktivitas sekaligus menjaga kualitas hasil panen warga.
“Kuncinya ada pada kemauan memanfaatkan apa yang ada di sekitar kita. Pupuk SONIK ini membuktikan bahwa kita tak perlu terus bergantung pada pupuk kimia yang makin mahal,” tegas Salahudin pada Selasa, 28 Juli 2026.
Apresiasi Bupati dan Wakil Bupati
Di sisi lain, Bupati Bima, Ady Mahyudi, yang hadir langsung mengapresiasi tinggi terobosan tersebut. Menurutnya, inovasi seperti inilah yang menjadi alasan utama jajaran Pemkab Bima turun langsung menyapa warga hingga ke desa ke-45.
“Inovasi pemuda seperti ini yang kita butuhkan. Kehadiran kami di sini bukan sekadar seremonial. Tetapi untuk memastikan karya warga mendapatkan panggung dan dukungan nyata dari dinas terkait,” ujar Ady di hadapan jajaran Pemkab dan tokoh masyarakat yang hadir.
Selain itu, Wakil Bupati dr. H. Irfan Zubaidy menekankan, kunjungan lapangan ini fokus pada penyelesaian masalah riil di masyarakat.
“Jadi, kami datang memenuhi janji untuk membawa pelayanan publik dan solusi ekonomi langsung ke titik terbawah. Bukan menunggu warga yang datang ke kantor bupati,” kata Irfan.
Lebih lanjut, acara ini dirangkaikan dengan Bazar UMKM, penyerahan bantuan sosial, pangan, dan alat bantu bagi warga disabilitas.
Terobosan pupuk SONIK pun menjadi bukti nyata bahwa gagasan besar untuk memajukan pertanian Bima justru lahir dari sudut-sudut desa
Melalui Selasa Menyapa, Pemkab Bima membuktikan komitmennya menghadirkan solusi nyata. Dengan merangkul inovasi lokal, menyalurkan bantuan tepat sasaran, dan memastikan pembangunan desa terus melaju dari hasil karya masyarakatnya sendiri. (*)




