Unram Dorong UMKM Kerupuk Gelogor Beralih ke Energi Sekam Padi
Mataram (NTBSatu) – Universitas Mataram (Unram) mendorong Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Kerupuk Gelogor, Lombok Barat, beralih pada sumber energi alternatif berbahan sekam padi.
Inovasi tersebut bertujuan membantu pelaku usaha menekan biaya energi sekaligus mendukung proses produksi yang lebih ramah lingkungan.
Tim Unram menjalankan program pengabdian bertajuk “Pemberdayaan UMKM Berbasis Tanggung Jawab Sosial: Optimalisasi Pemanfaatan Bahan Bakar Sekam Padi untuk Energi Ramah Lingkungan dan Berkelanjutan”.
Program tersebut menjawab sejumlah persoalan yang menghadang UMKM, mulai dari tingginya biaya operasional, ketergantungan pada bahan bakar konvensional, hingga belum optimalnya pemanfaatan sekam padi sebagai limbah pertanian.
Melalui program ini, tim Unram mengenalkan teknologi tepat guna yang memungkinkan sekam padi menjadi bahan bakar alternatif.
Pendekatan tersebut tidak hanya berfokus pada penggunaan alat, tetapi juga meningkatkan kemampuan pelaku usaha dalam mengolah bahan bakar, mengoperasikan tungku, serta merawat perangkat.
Sekam Padi Jadi Energi UMKM
Rangkaian kegiatan bermula melalui sosialisasi mengenai energi ramah lingkungan. Tim kemudian memberikan pelatihan pengolahan sekam padi dan mengenalkan teknologi tungku hemat energi kepada pelaku UMKM Kerupuk Gelogor.
Pelaku usaha memperoleh kesempatan untuk mencoba penggunaan sekam padi dalam proses produksi. Tim Unram turut memberikan pendampingan agar mitra mampu menjalankan teknologi secara mandiri dan konsisten.
Hasil uji coba menunjukkan potensi penurunan biaya energi melalui penggunaan sekam padi sebagai alternatif bahan bakar. Kegiatan tersebut juga meningkatkan pemahaman mitra mengenai potensi sekam padi sebagai sumber energi.
Pemanfaatan sekam padi turut memperkenalkan konsep ekonomi sirkular pada tingkat lokal. Limbah pertanian yang sebelumnya kurang bernilai dapat memperoleh fungsi baru sebagai sumber energi produktif.
Pola tersebut membuka peluang keterhubungan antara sektor pertanian dan UMKM melalui pemanfaatan hasil samping pertanian.
Lima SDGs Jadi Sasaran Program
Program Unram memiliki keterkaitan dengan lima target Sustainable Development Goals (SDGs). Pemanfaatan sekam padi sebagai energi biomassa mendukung SDG 7 tentang Energi Bersih dan Terjangkau.
Sumber energi alternatif tersebut memberi peluang bagi UMKM untuk mengurangi ketergantungan pada bahan bakar konvensional.
Program juga mendukung SDG 8 tentang Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi melalui penguatan kapasitas pelaku UMKM dan peluang efisiensi biaya produksi.
Selanjutnya, pengolahan sekam padi menjadi bahan bakar mendukung SDG 12 tentang Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab. Konsep ini mendorong pemanfaatan limbah pertanian agar memiliki nilai guna dan nilai ekonomi.
Aspek lingkungan turut mendukung SDG 13 tentang Penanganan Perubahan Iklim melalui upaya mengurangi ketergantungan pada sumber energi fosil dan mendorong penggunaan energi berbasis biomassa.
Program tersebut juga selaras dengan SDG 17 tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan. Kolaborasi Unram bersama UMKM, masyarakat, dan mitra pendukung menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan inovasi.
Program ini menunjukkan bahwa inovasi energi berkelanjutan dapat bermula dari sumber daya lokal. Sekam padi yang sebelumnya menjadi limbah kini memiliki peluang sebagai bahan bakar alternatif bagi UMKM.
Melalui pendampingan tersebut, Unram mempertemukan pengetahuan akademik dengan kebutuhan pelaku usaha. Pemanfaatan energi sekam padi sekaligus membuka peluang bagi UMKM Kerupuk Gelogor untuk membangun proses produksi yang lebih efisien, ekonomis, dan ramah lingkungan. (*)




