Unram Dorong Gigytt_Kitchen Naik Kelas Lewat Digitalisasi Persediaan
Mataram (NTBSatu) – Universitas Mataram (Unram) mendorong Gigytt_Kitchen meningkatkan tata kelola usaha melalui digitalisasi persediaan. Program pengabdian tersebut menyasar usaha makanan berbasis dimsum yang berada di Jagaraga Kuripan, Lombok Barat.
Langkah Unram ini hadir saat persaingan bisnis kuliner lokal semakin berkembang. Pelaku usaha perlu menjaga kualitas produk sekaligus mengelola bahan baku secara efisien agar biaya operasional tetap terkendali dan usaha mampu tumbuh secara berkelanjutan.
Program bertajuk “Optimalisasi Manajemen Persediaan untuk Mendukung Efisiensi Operasional dan Keberlanjutan Usaha Makanan Gigytt_Kitchen” menerapkan pengetahuan akuntansi dan manajemen operasional untuk menjawab kebutuhan pelaku usaha mikro dan kecil.
Gigytt_Kitchen memiliki peluang pasar seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap makanan sehat dan berkualitas. Namun, pengelolaan bahan baku masih menghadapi sejumlah kendala.
Pelaku usaha sebelumnya mencatat stok secara manual, sehingga kontrol ketersediaan bahan dan perkiraan kebutuhan belum berjalan secara optimal. Kondisi tersebut juga meningkatkan risiko pemborosan bahan baku dan biaya operasional.
Digitalisasi Kelola Persediaan
Tim Unram menjalankan program melalui sosialisasi, pelatihan, penerapan sistem pencatatan persediaan, pendampingan, dan evaluasi.
Sistem sederhana membantu Gigytt_Kitchen mencatat stok secara lebih teratur sekaligus memanfaatkan data sebagai dasar pengambilan keputusan operasional.
Perubahan tersebut terlihat melalui hasil evaluasi program. Kesalahan pencatatan turun dari rata-rata 18 persen menjadi 5 persen. Waktu pencatatan harian juga berkurang dari 25 menit menjadi 10 menit.
Selain itu, program mampu menekan food waste sebesar 12 persen. Pengelolaan bahan baku yang lebih terukur turut menghasilkan penghematan biaya bahan sekitar 8 persen dalam periode tiga bulan.
Unram juga mengenalkan konsep Reorder Point (ROP) dan Economic Order Quantity (EOQ). Pendekatan tersebut membantu Gigytt_Kitchen menentukan waktu serta jumlah pembelian bahan baku berdasarkan kebutuhan usaha.
Dengan perencanaan tersebut, pelaku usaha dapat mengurangi risiko kekurangan bahan sekaligus mencegah penumpukan persediaan.
Dorong Bisnis Berkelanjutan
Digitalisasi persediaan Gigytt_Kitchen turut mendukung agenda Sustainable Development Goals (SDGs). Program ini selaras dengan SDG 8 atau Decent Work and Economic Growth melalui peningkatan efisiensi dan produktivitas UMKM sehingga usaha memiliki fondasi lebih kuat untuk berkembang.
Program tersebut juga mendukung SDG 9 atau Industry, Innovation and Infrastructure melalui pemanfaatan teknologi informasi dalam pengelolaan stok. Data persediaan membantu pelaku usaha membuat keputusan pembelian secara lebih terukur.
Selanjutnya, SDG 12 atau Responsible Consumption and Production mendapat dukungan melalui pengurangan pemborosan bahan baku dan food waste.
Penggunaan bahan sesuai kebutuhan membuat proses produksi lebih efisien sekaligus mendorong pola konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab.
Kegiatan ini juga memberi pengalaman praktis bagi mahasiswa Unram. Mahasiswa terlibat dalam penerapan teknologi, pengumpulan data evaluasi, serta penyelesaian persoalan operasional UMKM.
Melalui program tersebut, Unram menunjukkan bahwa transformasi digital UMKM tidak selalu membutuhkan investasi besar.
Pemanfaatan teknologi sederhana, pencatatan yang lebih tertata, serta perencanaan persediaan berbasis data dapat membantu usaha kuliner meningkatkan efisiensi dan memperkuat daya saing.
Pengalaman Gigytt_Kitchen sekaligus memperlihatkan bagaimana kolaborasi perguruan tinggi dan pelaku UMKM dapat menghadirkan perubahan nyata melalui solusi yang sesuai dengan kebutuhan usaha. (*)




