Kota Bima

Sampah Berserakan usai CFD Amahami, DLH Kota Bima Siapkan Evaluasi Penempatan Bak Sampah

Kota Bima (NTBSatu) – Kegiatan Car Free Day (CFD) di Taman Amahami pada Minggu pagi menyisakan tumpukan sampah plastik dan sisa makanan. Kondisi ini mengotori berbagai sudut taman dan merusak keindahan ikon Kota Bima tersebut.

Salah seorang pengunjung Taman Amahami saat CFD, Dewi, melayangkan protes keras terkait kondisi ini. Ia merasa tumpukan sampah sangat mengganggu kenyamanan publik.

“Sejujurnya, tanggapan saya sebagai pengunjung yang kebetulan setiap minggu ke sana itu cukup mengganggu ya. Estetika taman hancur akibat sampah-sampah yang ada di hampir tiap sudut taman,” ucapnya pada NTBSatu, Minggu, 28 Juni 2026.

IKLAN

Sampah yang berserakan juga menimbulkan kerugian fisik secara langsung. Pengunjung mengeluhkan noda makanan yang mengotori fasilitas duduk di area taman.

“Parah sekali, bahkan di kursi taman itu ada bekas saus cilok,” keluhnya.

Dewi menyoroti titik peletakan bak sampah yang tidak merata di area yang ramai dengan stand UMKM, sehingga membuat pengunjung cenderung buang sampah sembarangan.

IKLAN

“Yang saya perhatikan, bak sampahnya tuh sedikit di sini (dekat stand UMKM). Orang-orang kan duduknya lebih banyak di sini ketimbang di ujung-ujung sana, jadi tempat sampahnya nganggur itu,” urainya.

Ia berharap seluruh masyarakat Kota Bima segera menyadari pentingnya menjaga kebersihan. Kesadaran tinggi menjadi kunci utama untuk menjaga kelestarian taman.

“Semoga ke depannya itu makin tersadar lagi. Tersadar, punya kesadaran yang tinggi akan menjaga kebersihan. Karena itu juga sebagai pengingat buat saya sendiri selaku pengunjung, agar terus konsisten dalam membuang sampah di tempatnya,” tutupnya.

Tanggapan DLH

Terkait pengelolaan sampah di kawasan CFD Amahami, Syahrial Nuryadin mengaskan, pihaknya akan melakukan evaluasi terhadap penyebaran titik bak sampah agar lebih merata dan mudah dijangkau oleh pengunjung.

“Ke depan, DLH Kota Bima akan menambah dan menata kembali titik penempatan bak sampah sesuai kebutuhan di lapangan,” jelasnya.

Ia menambahkan, pihaknya telah mengimbau pengunjung untuk tetap menjaga kebersihan area CFD, termasuk para pedagang UMKM. Pihaknya menerima masukan dari masyarakat sebagai bahan evaluasi.

“Masukan dari masyarakat menjadi bahan evaluasi kami untuk terus meningkatkan pelayanan kebersihan di kawasan CFD. kami jg sdh mengeluarkan surat edaran bahwa radius dua meter, kebersihan tanggung jawab para pedagang,” pungkasnya. (*)

Artikel Terkait