Proyek RSUD Kota Mataram Rp29,2 Miliar Didampingi Jaksa
Mataram (NTBSatu) – Kejari Mataram memberikan pendampingan hukum terhadap proyek yang akan dilakukan RSUD Kota Mataram tahun 2024.
Pendampingan itu diberikan untuk pembangunan laboratorium bayi tabung dan pembangunan kamar operasi. Nilainya Rp29,2 miliar.
Kajari Mataram, Ivan Jaka mengatakan, pendampingan itu diberikan dari sisi Perdata dan Tata Usaha Negara.
“Kami melakukan pendampingan terkait pembangunan gedung operasi atau OK. Ini program unggulan Kota Mataram,” katanya.
Tujuan pendampingan ini, sambung Ivan, agar dalam proses pelaksanaan proyek ini bisa berjalan lancar. Ketika ada persoalan hukum, pihak RSUD Kota Mataram bisa meminta masukan dan saran dari Kejari Mataram.
Berita Terkini:
- Tunjuk dr. Jack Jadi Kepala Bapenda, Pemprov NTB Tegaskan Sudah Sesuai Kompetensi
- Pemkab Bima Tegaskan APBD 2026 tak Cacat Prosedural dan Sesuai Aturan
- Bupati Iron Putar Otak Cari Solusi untuk 1.600 Honorer Pemkab Lombok Timur
- Dana Desa Lombok Timur 2026 Terancam Terjun Bebas
“Ini menjadi salah satu fungsi kejaksaan memberikan pendampingan terhadap pembangunan yang ada di daerah yang masuk wilayah hukum Kejari Mataram,” katanya.
Hal senada juga diucapkan Kasi Datun Kejari Mataram, Romula Hasonangan. Pihaknya mendampingi proyek tersebut berjalan sesuai aturan. Terutama pada segi administrasi.
“Proyek berjalan sesuai aturan Undang-undang, tepat waktu dan tepat guna,” tegasnya.



