Headline NewsKota Mataram

Pelajar SMPN 3 Mataram Korban Pembacokan Meninggal Dunia

Mataram (NTBSatu) – Muhammad Gibran Anugrah Aditya, pelajar SMPN 3 Mataram, meninggal dunia setelah menjalani perawatan akibat insiden pembacokan yang diduga dilakukan oleh anggota geng motor pada Minggu, 25 Oktober 2026, dini hari.

Korban mengembuskan napas terakhir di RSUD H. Moh. Ruslan Kota Mataram, Selasa, 27 Oktober 2026, pukul 14.58 Wita.

Direktur RSUD H. Moh. Ruslan, dr. Hj. Ni Ketut Eka Nurhayati, menjelaskan korban tiba di IGD dengan luka parah di kepala dan penurunan kesadaran drastis.

“Sampai di IGD kesadarannya sudah menurun. Jadi cepat sekali penurunan kesadaran, tidak sampai 30 menit belum sempat kita tindakan apa-apa,” ujar dr. Eka, Selasa, 27 Oktober 2026.

Pemeriksaan medis menunjukkan pupil korban telah mengalami midriasis maksimal, yang menandakan terjadinya mati batang otak.

“Kalau kami di kedokteran, kalau sudah pupil midriasis maksimal itu artinya mati batang otak,” imbuhnya.

Wali Kota Mataram, Mohan Roliskana, menyampaikan ucapan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga korban.

Ia langsung mengerahkan unsur lingkungan, lurah, hingga camat untuk bahu-membahu mengaktifkan kembali pengamanan warga.

Selain itu, ia juga meminta para orang tua untuk turut membantu melihat dan mengawasi pergerakan anak-anak mereka.

“Kami butuh aksi bersama untuk memperketat pengawasan lingkungan dan memastikan keamanan anak-anak kita dari potensi ancaman kekerasan jalanan,” ujar Mohan. (*)

Artikel Terkait