Lombok Tengah

Evaluasi Keterbukaan Informasi, 23 Situs Website Perangkat Daerah di Lombok Tengah Macet

Lombok Tengah (NTBSatu) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Tengah, melakukan evaluasi terhadap pengelolaan situs website resmi di lingkup perangkat daerah dan kecamatan di ruang rapat Inspektorat, pada Kamis, 21 Mei 2026.

Kegiatan ini berlangsung guna mendorong transparansi publik, serta memastikan penyampaian capaian program kerja pemerintah daerah berjalan lebih optimal melalui media.

Wakil Bupati Lombok Tengah, HM. Nursiah menegaskan, publikasi rutin dan akurat sangat krusial untuk membangun dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap kinerja pemerintah.

IKLAN

Menurut Nursiah, melalui keterbukaan informasi, masyarakat juga dapat lebih mudah mengikuti dan mengawasi setiap program pembangunan yang sedang berlangsung.

“Setiap kegiatan yang telah dilaksanakan harus diketahui masyarakat. Ini juga bagian dari amanah Undang‑Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik,” ujarnya, Kamis, 21 Mei 2026.

Rendahnya Keaktifan Situs Website

Berdasarkan hasil data evaluasi, tingkat keaktifan situs website resmi di lingkup Pemkab Lombok Tengah masih tergolong rendah. Dari 32 situs, hanya 9 yang aktif dan 23 berstatus macet.

IKLAN

Keadaan serupa juga berlangsung di tingkat wilayah administratif kecamatan. Dari 12 situs yang ada, hanya 2 yang aktif memperbarui informasinya, sedangkan 10 lainnya belum beroperasi optimal.

Sebagai bentuk apresiasi dan stimulus, pemerintah daerah memberikan sertifikat penghargaan kepada 9 perangkat daerah dan 2 kecamatan yang konsisten menjaga ruang digital mereka.

Mereka meliputi Dinas Sosial, Disnakertrans, Dinas Lingkungan Hidup, Diskominfo, Dukcapil, Dispora, Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah, Dinas Pertanian, serta Sekretariat DPRD, Kecamatan Praya dan Kecamatan Jonggat.

Nursiah berharap, dengan pemberian sertifikat ini bisa memotivasi unit kerja lain untuk segera membenahi pengelolaan kanal informasi masing-masing agar ketertinggalan bisa teratasi.

Integrasi Sistem Publikasi

Untuk mengatasi kendala teknis dan mempermudah aparatur dalam memproduksi informasi, para admin perangkat daerah berbekal pelatihan berita menggunakan aplikasi “Nubita”. Sistem ini berguna untuk merancang integrasi input data secara langsung ke situs web masing-masing instansi.

Melalui aplikasi tersebut, operator cukup memasukkan data lapangan berbasis formula penulisan dasar 5W+1H (What, Who, Where, When, Why, dan How).

Selanjutnya, sistem akan memproses informasi tersebut sebagai format berita yang siap tersaji secara otomatis di halaman publik.

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Lombok Tengah, Lalu Herdan mengungkapkan, setelah pelatihan ini pihaknya menargetkan peningkatan volume dan kualitas publikasi kegiatan secara signifikan.

Lalu Herdan juga mengatakan, akan melakukan pemantauan berkala pada situs website resmi maupun akun media sosial yang dikelola oleh masing-masing perangkat daerah.

“Diskominfo akan terus memantau dan mendampingi perangkat daerah untuk memastikan informasi sampai ke masyarakat,” tutupnya. (Inda)

Artikel Terkait

Back to top button