PendidikanSumbawa Barat

300 Guru Sumbawa Barat Ikuti Pelatihan Tiga Metode Pembelajaran

Sumbawa Barat (NTBSatu) – Ratusan tenaga pendidik jenjang PAUD hingga SMP mengikuti program pelatihan kualitas pembelajaran. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumbawa Barat menggelar agenda tersebut untuk memperkuat kompetensi mengajar para guru.

Program ini melibatkan Yayasan Pendidikan Adiluhung sebagai mitra pelaksana teknis pelatihan. Sebanyak 300 guru mengeksplorasi tiga metode mengajar modern selama sembilan hari.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan KSB, Agus, menyampaikan rincian jadwal pelaksanaan agenda tersebut. Masing-masing kelompok peserta mendalami materi Joyful LearningMatematika Smart Indonesia, serta Smart Teaching.

IKLAN

“Pelatihan berlangsung selama sembilan hari, mulai 7 hingga 15 September 2026,” kata Agus, Selasa, 8 September 2026, 

Ia menjelaskan, peserta sudah memulai sesi tatap muka sejak sehari sebelum pembukaan resmi. Acara pembukaan sendiri berlangsung di Aula Lantai 3 Gedung Sekretariat Daerah KSB.

“Pembukaan secara resmi dilaksanakan hari ini, Selasa, 8 September 2026,” ujar Agus.

IKLAN

Bupati Sumbawa Barat H. Amar Nurmansyah, S.T., M.Si., membuka kegiatan tersebut secara resmi di hadapan para peserta. Ia menekankan pentingnya adaptasi pendidik terhadap perubahan dunia pendidikan yang sangat cepat.

Bupati Amar menyoroti capaian rata-rata lama sekolah warga yang kini menyentuh angka sembilan tahun. Sementara itu, angka harapan sekolah daerah sudah mencapai kisaran 13 tahun.

“Kondisi tersebut menjadi tantangan untuk memastikan masa pendidikan terisi dengan proses pembelajaran berkualitas,” tegas Bupati Amar.

Pemkab KSB mewajibkan para guru memperbarui teknik mengajar sesuai kebutuhan siswa zaman sekarang. Langkah ini menjadi kunci utama untuk mendongkrak mutu pendidikan di Sumbawa Barat.

“Guru di setiap jenjang perlu terus memperbarui pengetahuan dan cara mengajar,” pungkas Bupati Amar.

Seluruh peserta akan kembali ke sekolah masing-masing untuk menerapkan pengalaman baru tersebut. Pemerintah berharap pelatihan ini membawa dampak positif bagi perkembangan belajar siswa. (*) 

Artikel Terkait