Usai Raih Penghargaan, Bupati Lobar Tegaskan Fokus Jaga Inflasi dan Tekan Stunting
Lombok Barat (NTBSatu) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Barat (Lobar) memastikan, tidak ingin terlena usai meraih penghargaan Creative Financing terbaik wilayah Timur Indonesia. Penghargaan tersebut diberikan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Indonesia, Selasa malam, 19 Mei 2026.
Pemberian penghargaan tersebut dalam ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Regional Nusa Tenggara, Maluku, dan Maluku Utara di Senggigi. Beberapa kepala daerah turut hadir dalam kegiatan tersebut.
Usai mendapat perhargaan, Bupati Lobar, Lalu Ahmad Zaini menegaskan, pemerintah daerah mendapat arahan langsung dari Kemendagri. Yakni untuk terus memperkuat kinerja daerah, mulai dari pengendalian inflasi hingga penanganan stunting dan pengangguran.
Menurutnya, Pemerintah Pusat melalui Kemendagri menekankan, sejumlah tugas utama yang wajib menjadi fokus kepala daerah. Terutama, di tengah tantangan fiskal dan ekonomi saat ini.
“Kemarin memang langsung ada arahan juga dari Kementerian Dalam Negeri. Tugas kita itu di daerah pertama menjaga inflasi, penurunan stunting, mengatasi pengangguran, dan harus punya kreativitas dalam pembiayaan,” ujarnya kepada NTBSatu, Rabu, 20 Mei 2026.
Ia menjelaskan, dalam agenda tersebut, Kemendagri juga mendorong daerah agar terus menghadirkan inovasi dan terobosan baru dalam tata kelola pemerintahan maupun pembiayaan pembangunan daerah.
Menurutnya, penghargaan yang Lobar terima bukan sekadar simbol prestasi, melainkan tantangan agar pemerintah daerah bekerja lebih keras ke depan.
“Itu sebagai motivasi agar kita terus bekerja lebih giat lagi nantinya,” singkat Bupati yang akrab disapa LAZ tersebut.
Hasil Kolaborasi Bersama
Sebelumnya, LAZ menyebut, penghargaan itu merupakan hasil kolaborasi seluruh jajaran pemerintah daerah bersama masyarakat Lobar.
“Alhamdulillah, Lombok Barat berhasil menjadi yang terbaik dari 46 kabupaten di wilayah NTB, NTT, Maluku, dan Maluku Utara. Ini menjadi bukti kerja keras dan kolaborasi semua pihak,” ujarnya, usai menerima penghargaan.
Selain itu, Pemkab Lobar juga terus didorong meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) agar pembangunan tidak hanya bergantung pada transfer pemerintah pusat.
Sementara itu, Wakil Bupati Lobar, Nurul Adha menilai, capaian tersebut lahir dari konsistensi pemerintah daerah dalam membangun sinergi lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Menurutnya, inovasi pembiayaan dan penguatan PAD akan menjadi salah satu kunci penting pembangunan daerah ke depan.
“Ini hasil kerja keras bersama. Semoga menjadi motivasi untuk terus menghadirkan inovasi pembangunan bagi masyarakat Lombok Barat,” ungkapnya setelah acara. (Zani)




