Pemkab Sumbawa Alokasikan Rp1 Miliar Salurkan Insentif untuk 623 Tokoh Agama
Sumbawa Besar (NTBSatu) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumbawa mengalokasikan lebih dari Rp1 miliar untuk menyalurkan insentif kepada 623 tokoh agama di seluruh wilayah Kabupaten Sumbawa.
Program ini merupakan bagian dari realisasi Program Unggulan 08 pada tahun pertama kepemimpinan Bupati Sumbawa, Syarafuddin Jarot dan Wakil Bupati Mohamad Ansori (Jarot-Ansori).
Melansir laporan resmi PPID Kabupaten Sumbawa, Kamis, 5 Maret 2026. Pemerintah daerah memberikan insentif sebesar Rp150.000 per bulan kepada imam masjid, guru ngaji, serta penyuluh agama hingga tingkat dusun.
Insentif tersebut disalurkan secara rutin selama 12 bulan dalam Tahun Anggaran 2025. Penyaluran bantuan dilakukan melalui kerja sama dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) untuk memastikan distribusi berjalan tepat sasaran dan transparan.
Berdasarkan data realisasi program, sebanyak 623 tokoh agama menerima manfaat dari kebijakan tersebut.
“Rinciannya terdiri dari 495 guru ngaji, 76 penyuluh agama, dan 52 imam masjid,” demikian tertulis dalam laporan resmi tersebut.
Pemerintah mengalokasikan anggaran terbesar untuk guru ngaji dengan nilai Rp891 juta. Sementara penyuluh agama menerima Rp136,8 juta dan imam masjid sebesar Rp93,6 juta.
Secara keseluruhan, pemerintah daerah menggelontorkan anggaran lebih dari Rp1 miliar dalam satu tahun untuk menjalankan program ini.
Program ini menyasar tokoh agama yang selama ini menjadi ujung tombak pembinaan keagamaan dan moral masyarakat. Khususnya di tingkat dusun dan lingkungan.
Pemkab Sumbawa menilai dukungan kepada tokoh agama penting untuk memperkuat ketahanan sosial, menjaga harmoni masyarakat, serta membangun karakter generasi muda.
Realisasi ini juga menjadi indikator bahwa pemerintahan Jarot–Ansori mulai menjalankan komitmen pembangunan sosial dan keagamaan sejak tahun pertama masa kepemimpinan.
Ke depan, Pemkab berkomitmen menjaga konsistensi dan keberlanjutan program agar peran tokoh agama dalam pembangunan sosial dan keagamaan di Kabupaten Sumbawa semakin kuat. (*)




