Dari Qatar hingga Swedia, NTB Semakin Mendunia di Era Gubernur Iqbal
Mataram (NTBSatu) – Nusa Tenggara Barat semakin mengukuhkan posisinya di kancah internasional di bawah kepemimpinan Gubernur Lalu Muhammad Iqbal. Terbaru, pewaris takhta Kerajaan Swedia, Putri Mahkota Victoria Ingrid Alice Desiree, menggelar kunjungan kerja di Lombok selama tiga hari, 5 hingga 7 September 2026.
Gubernur NTB, H. Lalu Muhamad Iqbal, menyambut dan mendampingi langsung calon penerus Raja Carl XVI Gustaf ini sejak mendarat di Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM), Lombok Tengah.
Kedatangan Putri Victoria mengangkat pergaulan internasional NTB ke level yang lebih tinggi. Namun demikian, ia tak hanya datang sebagai anggota kerajaan. Tetapi juga menjalankan peran sebagai Goodwill Ambassador Badan Pembangunan Perserikatan Bangsa-Bangsa (United Nations Development Programme/UNDP).
“Ini kesempatan kami mengenalkan NTB ke dunia,” ujar Gubernur Iqbal, Minggu, 6 September 2026.
Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) memilih Lombok sebagai lokasi kunjungan karena daerah ini mengantongi rekam jejak kerja sama yang panjang dengan UNDP. Mulai dari pemulihan pascagempa, pelayanan kesehatan, hingga pengembangan ekonomi biru dan pemberdayaan masyarakat.
Tinjau Pembangunan Berkelanjutan di Lombok
Selama berada di NTB, Putri Victoria meninjau langsung berbagai praktik pembangunan di tingkat lokal. Di Kabupaten Lombok Utara, ia mendatangi SMKN 1 Pemenang dan Puskesmas Pemenang untuk melihat progres pemulihan sektor pendidikan serta kesehatan pascagempa 2018.
Selain itu, Putri Victoria berdialog dengan para petani di Desa Sajang guna membahas sistem irigasi dan pemulihan sektor pertanian.
Gubernur Iqbal yang merupakan mantan diplomat dan Duta Besar RI untuk Turki menjelaskan bahwa momen ini memberikan gambaran nyata kepada dunia internasional mengenai penerapan agenda pembangunan berkelanjutan di NTB.
“Beliau melihat langsung pengembangan ekonomi biru, perlindungan ekosistem pesisir, serta program asuransi terumbu karang. Hal itu sebagai sinergi pengelolaan pariwisata bahari dan pelestarian lingkungan laut,” jelas Iqbal.
Deretan Kunjungan Tokoh Dunia dan Agenda Diplomasi
Kunjungan Putri Mahkota Swedia semakin memperpanjang daftar diplomat dan pejabat tinggi dunia yang bertandang ke NTB. Sebelumnya, sebanyak 11 duta besar negara sahabat telah datang berkunjung, di antaranya Duta Besar Qatar, Oman, Maroko, Bulgaria, Karibia, Suriah, Azerbaijan, Palestina, Bosnia dan Herzegovina, Albania, hingga Rumania.
Selain dubes, Menteri Negara Kanada untuk Pembangunan Internasional, Randeep Sarai, juga menyempatkan diri bertamu ke NTB.
Jejaring diplomasi NTB kian mekar sejak tahun lalu ketika Gubernur Iqbal menggelar Indonesia Gastrodiplomacy Series (IGS).
Agenda internasional tersebut berhasil menggaet para duta besar dan diplomat perwakilan dari 27 negara sahabat, mulai dari Kuwait, Singapore, Jordan, Slovakia, Zimbabwe, Serbia, Bosnia dan Herzegovina, Ukraine (CDA), Poland, Rwanda, Ethiopia, Kenya (Commercial Attaché), Cuba, Mauritania, Cambodia, Laos, Inggris (Perwakilan), Austria, Armenia, Bosnia & Herzegovina, Republik Korea (Korea Selatan), Filipina (Philippines), Fiji, Tiongkok (China), Finlandia (Finland), Uni Emirat Arab, dan Netherlands
Rangkaian kunjungan dan agenda diplomasi ini menjadi langkah konkret Pemprov NTB dalam membuka ruang kerja sama global di berbagai sektor strategis.
“Kita wujudkan program besar kita, yakni NTB Mendunia,” tuturnya. (Japriani)




