Sumbawa

Bupati Sumbawa Imbau Warga Hindari Tambang Tanpa Izin Usai Musibah Lantung

Sumbawa Besar (NTBSatu) – Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP., menyampaikan duka mendalam atas musibah longsor di kawasan tambang Lawang Tua, Kecamatan Lantung. Musibah tersebut menewaskan tiga penambang dan melukai sejumlah warga lainnya.

Atas nama Pemerintah Kabupaten Sumbawa, Bupati menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban. Ia juga mendoakan korban yang meninggal dunia mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT.

“Semoga saudara-saudara kita yang berpulang mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT dan husnul khatimah. Bagi yang sedang menjalani perawatan maupun dirujuk, semoga segera diberikan kesembuhan dan kekuatan,” ujar Bupati.

IKLAN

Musibah tersebut terjadi pada Sabtu, 5 September 2026 malam. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumbawa mencatat tiga orang meninggal dunia dan lima korban lainnya mengalami patah tulang, luka berat, serta luka ringan.

Bupati Minta Warga Utamakan Keselamatan

Menanggapi musibah tersebut, Bupati mengimbau masyarakat tidak menjalankan aktivitas pertambangan rakyat tanpa izin. Ia juga meminta warga tidak mengabaikan keselamatan saat bekerja.

“Keselamatan jiwa harus menjadi yang utama. Mari kita bersama-sama lebih berhati-hati, menjaga keselamatan diri dan lingkungan, serta mengikuti ketentuan yang berlaku agar musibah serupa tidak kembali terjadi,” tegasnya.

IKLAN

Selain itu, Bupati mengajak masyarakat mengikuti ketentuan dalam aktivitas pertambangan. Menurutnya, kepatuhan terhadap aturan dapat membantu masyarakat menjaga keselamatan diri dan lingkungan.

Pemkab Sumbawa Jadikan Musibah sebagai Evaluasi

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa, Nanang Nasiruddin, S.AP., M.M.Inov., sebelumnya mendorong para penambang segera mengurus Izin Pertambangan Rakyat (IPR).

Nanang menilai IPR dapat memberikan aturan yang lebih jelas bagi masyarakat. DPRD juga akan mengevaluasi aktivitas pertambangan bersama pemerintah daerah untuk mencari formulasi yang dapat mencegah jatuhnya korban.

Sejalan dengan hal tersebut, Bupati berharap musibah di Lantung menjadi pengingat bagi seluruh masyarakat. Ia mengajak semua pihak mengutamakan keselamatan dan menjaga lingkungan.

“Semoga kejadian ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk senantiasa mengutamakan keselamatan dan menjaga satu sama lain,” pungkasnya. (*)

Artikel Terkait