PemerintahanSumbawa Barat

Mayoritas Perkantoran OPD KSB Belum Penuhi Standar Proteksi Kebakaran

Sumbawa Barat (NTBSatu) – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) KSB menemukan mayoritas gedung perkantoran di kawasan Kemutar Telu Center (KTC) belum memenuhi standar proteksi kebakaran. Temuan ini terungkap dari hasil inspeksi rutin yang berlangsung dua kali dalam setahun.

Kepala Dinas Damkarmat KSB, Drs. H. Abdul Razak, mengonfirmasi langsung kondisi rawan tersebut. Dari puluhan gedung instansi, baru tiga dinas yang lulus kualifikasi.

“Kecuali tiga dinas itu dan kantor Damkarmat, yang lainnya masih banyak belum memenuhi standar,” ujarnya kepada NTBSatu, Rabu, 2 September 2026. 

IKLAN

Tiga instansi tersebut mencakup Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Kesehatan, serta Dinas Perikanan. Sementara itu, kantor instansi lain masih mengabaikan kelengkapan sistem keselamatan gedung.

“Kantor lain masih banyak yang belum memenuhi standar proteksi kebakaran,” lanjutnya.

Bahkan gedung Graha Praja, Setda KSB masih menyimpan sejumlah kekurangan proteksi kebakaran. Bentuk kekurangan fasilitas pada gedung perkantoran daerah tersebut sangat bervariasi.

IKLAN

Sebagian besar pengelola belum menyediakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) di area kerja. Beberapa gedung juga belum merancang jalur evakuasi darurat yang memadai.

Selain itu, kondisi instalasi jaringan listrik pada sejumlah bangunan masih berpotensi memicu korsleting. Kondisi berbeda justru terlihat pada seluruh bangunan puskesmas di Sumbawa Barat.

“Syarat akreditasi memicu seluruh puskesmas menyediakan sistem proteksi kebakaran secara lengkap,” jelasnya. 

Petugas Damkarmat telah menyerahkan laporan evaluasi inspeksi ini kepada pimpinan daerah. Tiap pimpinan OPD harus segera menindaklanjuti rekomendasi perbaikan pada gedung masing-masing.

Tim Damkarmat bakal melangsungkan inspeksi keselamatan gedung secara berkala. Langkah pengawasan ini bakal berlangsung rutin sebanyak dua kali dalam setahun.

“Kami terus menggelar pemeriksaan rutin demi menjamin keselamatan seluruh aktivitas masyarakat,” pungkasnya (*)

Artikel Terkait